Cara Menangkal Berita Hoaks di Internet biar Tidak Terjebak Berita Bohong

Selasa, 01 Februari 2022 | 12:31 WIB   Penulis: Tiyas Septiana
Cara Menangkal Berita Hoaks di Internet biar Tidak Terjebak Berita Bohong

ILUSTRASI. Cara untuk menangkal dan mengatasi berita hoaks di internet agar tidak terjebak informasi bohong. KONTAN/Muradi.


KONTAN.CO.ID - Akses internet yang mudah dan luas membuat banyak berita baik yang benar maupun bohong alias hoaks bisa didapat dengan mudah. Karenanya, masyarakat perlu mengetahui cara menangkal berita hoaks di internet.

Tidak sedikit masyarakat yang percaya berita-berita bohong karena judulnya yang sensasional atau foto yang tercantum dalam berita menarik. 

Terjebak berita bohong tidak hanya berbahaya diri sendiri, namun bisa merugikan orang lain jika Anda juga ikut menyebarkannya. 

Contohnya, informasi dan berita hoaks tentang vaksinasi yang membuat masyarakat takut untuk mendapatkan vaksin. Padahal, vaksin justru membantu tubuh meningkatkan imun untuk melawan suatu penyakit.

Jika demikian kekebalan tubuh masyarakat bisa menurun dan mudah terkena penyakit karena enggan mendapatkan vaksin.

Baca Juga: 5 Tanda Anda Termasuk Orang yang Cerdas, Bukan Cuma IQ Tinggi Saja

Berikut cara untuk menangkal berita hoaks dari Instagram Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) Kemendikbud Ristek:

Memperhatikan sumber berita

Saat mencari suatu berita di internet, Anda akan mendapatkan banyak sekali situs yang memberikan informasi berita yang Anda cari. 

Berdasarkan catatan Dewan pers, ada sebanyak 43.000 situs portal berita di Indonesia. Namun, hanya 300 diantaranya yang sudah terverifikasi. 

Artinya, peluang Anda membaca berita dari situs tidak terverifikasi lebih besar dibandingkan yang terverifikasi. 

Sebelum membaca suatu berita online, pastikan Anda sudah mencermati alamat URL dari berita tersebut. 

Hindari berita yang diunggah oleh laman yang tidak resmi atau belum terverifikasi seperti blog. 

Jangan terkecoh judul berita

Anda pasti sering menemukan berita-berita dengan judul yang sensasional dan heboh. 

Judul yang sensasional dan berlebihan biasanya menarik perhatian masyarakat untuk membuka dan membacanya. 

Selain judul yang sensasional, banyak berita hoaks yang menggunakan judul yang provokatif. Judul jenis ini biasanya memicu perbedaan persepsi sehingga membuat masyarakat berdebat satu dengan lainnya. 

Meskipun isi berita dikutip dai situs atau laman portal berita resmi, banyak di antaranya yang sudah diubah sehingga lebih provokatif dan sensasional. 

Baca Juga: Mengenal FOMO dari Pengertian, Gejala, dan Cara Menghindarinya

Melakukan verifikasi

Cara terakhir untuk menghindari berita hoaks adalah melakukan verifikasi keaslian fakta, foto, dan video. 

Ada banyak aplikasi editing yang bisa digunakan dengan mudah dan hasil editing foto atau video yang baik. 

Banyak berita hoaks yang mencantumkan foto atau video hasil editing agar lebih meyakinkan pembaca. 

Karena itu, Anda perlu mengecek kembali keaslian foto dan video yang terdapat di suatu berita. 

Cara untuk melakukan verifikasi keaslian foto dan video cukup mudah. Anda cukup mencari berita yang serupa dari berbagai sumber dan mencocokkan keaslian foto dan video tersebut. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Tiyas Septiana

Terbaru