Cara membedakan gejala terinfeksi virus corona dengan sakit perut biasa

Kamis, 13 Mei 2021 | 05:25 WIB Sumber: Kompas.com
Cara membedakan gejala terinfeksi virus corona dengan sakit perut biasa

KONTAN.CO.ID - Jakarta. Mutasi virus corona menimbulkan gejala baru bagi pasien Covid-19. Terbaru, gejala Covid-19 mirip dengan sakit perut. Kenali cara membedakan gejala Covid-19 dengan sakit perut biasa agar bisa segera melakukan isolasi mandiri untuk mencegah penyebaran virus corona.

Gejala terinfeksi virus corona penyebab Covid-19 semakin beragam. Selain menimbulkan batuk dan demam biasa, infeksi Covid-19 juga dapat memengaruhi tubuh dengan berbagai keluhan seperti gejala sakit perut.

Gejala Covid-19 berupa flu atau sakit perut atau gastroenteritis adalah manifestasi yang terlihat pada gelombang kedua virus corona di India. Banyak pasien yang mengeluhkan gejala Covid-19 berupa sakit perut antara lain berupa diare, kram atau mual.

Umumnya, gejala Covid-19 berupa sakit perut itu terjadi sebelum tanda-tanda klasik Covid-19 lainnya muncul. Meski sama, ada cara membedakan gejala Covid-19 dengan flu perut biasa.

Cara membedakan antara sakit perut biasa dan gejala Covid-19

Saat ini, mengamati dan melacak gejala Covid-19 sesegera mungkin adalah satu-satunya cara untuk mengendalikan infeksi virus corona. Namun, beberapa gejala Covid-19 juga bisa samar-samar mirip dengan sakit perut.

Pada saat seperti ini, ketika kasus tampaknya meningkat dan Covid-19 dapat muncul dengan banyak gejala yang berhubungan dengan perut, bagaimana kita membedakan keduanya?

Baca juga: Gejala Covid-19 bisa terlihat dari kuku kaki dan tangan

Mengetahui penyebab sakit perut

Sakit perut biasanya disebabkan oleh berbagai jenis virus, bakteri, dan menyebabkan gejala ketika lapisan usus meradang. Virus gastroenteritis atau flu perut dapat menyebar melalui makanan dan air yang terkontaminasi. Gejala paling khas dari flu perut bisa muncul dalam bentuk kram perut, diare, dehidrasi, muntah, dan mual.

Namun, gejala seperti flu juga dapat terjadi, termasuk demam ringan, badan terasa lemah, menggigil, atau bahkan sakit kepala yang sulit dibedakan dari infeksi virus corona.

Tanda Covid-19 menyebabkan gejala sakit perut

Virus corona adalah infeksi saluran pernapasan klasik yang menyebar melalui transmisi droplet langsung. Bagi banyak orang, terutama yang terinfeksi pada gelombang kedua yang dipicu oleh virus mutan, gejala flu perut atau gastrointestinal dapat terjadi.

Gejala seperti diare, kram, mual, kelelahan, kehilangan nafsu makan bisa dialami bersama dengan gejala klasik infeksi corona. Covid-19 juga dapat memengaruhi proses pencernaan secara besar-besaran.

Menurut penelitian, Covid-19 memasuki sistem pencernaan melalui reseptor tingkat awal, enzim ACE2, yang sangat banyak terdapat di sepanjang usus dan karenanya menyebabkan tingkat infeksi yang tinggi.

Mengenali perbedaan gejala Covid-19 dengan sakit perut biasa

Karena kesamaan gejala Covid-19 dengan sakit perut biasa, sangat sulit untuk membedakan kedua infeksi tersebut. Namun, dengan mendapatkan diagnosis dan pengobatan yang tepat waktu dapat membantu kita untuk mengetahuinya.

Sekarang, Covid-19 dan sakit perut akibat virus dapat memengaruhi pencernaan. Tapi, dari apa yang terlihat, dampak Covid-19 lebih mendalam dan berkepanjangan.

Covid-19 tidak hanya dapat berlangsung lebih lama — 14-21 hari — tetapi juga dapat menyebabkan hilangnya nafsu makan, perubahan rasa, gangguan metabolisme, dan bahkan menyebabkan penurunan berat badan.

Beberapa orang telah melaporkan mengalami penurunan berat badan yang ekstrem selama periode infeksi virus corona. Tidak seperti masa pemulihan Covid-19 yakni selama 14 hari, kebanyakan penderita flu perut cenderung membaik hanya dalam waktu sekitar tiga hari saja.

Baca juga: Efek samping suntik vaksin corona ini wajar terjadi, tak perlu ditakuti

Gangguan saluran pernapasan bagian atas

Demam, sakit kepala, rasa lemah, dan tidak enak badan bisa menjadi hal yang umum untuk Covid-19 dan flu perut. Namun, orang harus tetap waspada terhadap gejala gangguan pernapasan bagian atas, yang merupakan penanda jelas dari infeksi Covid-19.

Dari batuk, pilek, sesak napas, kehilangan indra penciuman, gejala seperti ini memerlukan pemeriksaan segera. Sementara itu, gejala seperti nyeri dada, kekurangan oksigen, dan kesulitan bernapas juga jarang terjadi pada flu perut.

Jika kita mengembangkan salah satu dari gejala ini, lakukan tes dan ikuti protokol kesehatan yang sudah disarankan. Hal lain yang harus diperhatikan adalah cara munculnya gejala. Gejala gastrointestinal pada Covid-19 dapat ditindaklanjuti dengan gejala klasik lainnya seperti demam, batuk, nyeri otot, dan sesak napas.

Demikianlah cara membedakan gejala Covid-19 dengan sakit perut biasa. Ingat, pandemi Covid-19 belum berakhir, segera isolasi mandiri jika ada gejala Covid-19 agar tidak menular ke orang lain.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Bedakan, Gejala Flu Perut dan Infeksi Covid-19",


Penulis : Ryan Sara Pratiwi
Editor : Glori K. Wadrianto

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitanganpakaisabun

 

Selanjutnya: Gejala Covid-19 juga sama dengan flu perut, ini cara membedakan

 

Halaman   1 2 Tampilkan Semua
Editor: Adi Wikanto
Terbaru