Cara meningkatkan oksigen dalam darah dengan teknik proning bagi pasien Covid-19

Rabu, 07 Juli 2021 | 10:50 WIB Sumber: Kompas.com
Cara meningkatkan oksigen dalam darah dengan teknik proning bagi pasien Covid-19


KONTAN.CO.ID - Jakarta. Pahami cara meningkatkan kadar oksigen atau saturasi dalam darah dengan teknik proning bagi pasien Covid-19 yang tengah menjalani isolasi mandiri di rumah. Cara ini cukup sederhana dan efektif meningkatkan kadar oksigen dalam darah.

Seperti diketahui, penurunan saturasi atau kadar oksigen dalam darah banyak terjadi pada pasien positif Covid-19. Untuk meningkatkan kadar oksigen dalam darah, pasien Covid-19 bisa menggunakan bantuan tabung oksigen.

Di tengah merebaknya kasus saturasi oksigen menurun saat menjalani isolasi mandiri, belakangan jamak beredar saran agar pasien Covid-19 diberi bantuan teknik proning atau proning position sebagai cara meningkatkan kadar oksigen dalam darah.

Kadar saturasi oksigen normal berkisar antara 95 persen sampai 100 persen. Saturasi oksigen mulai menurun ketika kadarnya di bawah 94 persen. Proning disebut potensial untuk membantu meningkatkan saturasi oksigen bagi pasien yang menderita gangguan pernapasan.

Jauh sebelum pandemi corona SARS CoV-2, metode proning untuk meningkatkan saturasi oksigen ini sebenarnya sudah dipraktikkan di AS sejak beberapa dekade lalu. Berikut penjelasan lebih lanjut apa itu proning, manfaatnya untuk pasien Covid-19 dalam meningkatkan saturasi oksigen, sampai tekniknya.

Baca juga: Covid-19 melonjak, ini cara meningkatkan saturasi oksigen saat isolasi mandiri

Mengenal proning

Proning position atau dikenal dengan proning adalah teknik meningkatkan kadar oksigen / saturasi dengan cara mengatur posisi tidur tengkurap pada pasien yang mengalami gangguan pernapasan. Melansir Penn Medicine, pada 1970 silam, sejumlah dokter di AS mulai memanfaatkan proning untuk membantu mengatasi sindrom gangguan pernapasan akut (ARDS) untuk meningkatkan saturasi oksigen.

ARDS adalah gangguan pernapasan berat karena penumpukan cairan di alveoli atau kantong udara kecil di paru-paru. Masalah kesehatan ini ditandai dengan gejala sesak napas berat.

Penyebab ARDS dapat berasal dari sepsis, pneumonia berat, dan infeksi virus corona SARS-CoV-2 (Covid-19). Dalam kasus Covid-19, ARDS merupakan penyebab kematian pada pasien Covid-19.

Apa manfaat proning untuk penderita Covid-19?

Oleh tenaga medis, teknik proning jamak diberikan kepada pasien gangguan pernapasan berat yang menggunakan ventilator. Teknik proning dapat membantu melawan tekanan gravitasi ketika paru-paru sedang minim pasokan oksigen.

Selain itu, teknik proning ini juga membantu distribusi volume dan tekanan ventilator, sehingga kerusakan paru-paru bisa dicegah. Belakangan, sejumlah penelitian menyebut manfaat proning dapat diterapkan untuk penderita gangguan pernapasan yang tidak menggunakan ventilator, termasuk pasien Covid-19.

Teknik proning untuk membantu meningkatkan saturasi oksigen telah diujicobakan di AS, China, Prancis, Italia, dan India. Selain untuk membantu mengatasi gangguan pernapasan akut terkait Covid-19, manfaat proning juga potensial digunakan untuk mencegah intubasi atau penggunaan alat bantu pernapasan seperti ventilator.


Cara meningkatkan kadar oksigen dalam darah dengan proning

Melansir Covid-19 Proning for Self Care oleh Kementerian Kesehatan India, cara melakukan proning untuk meningkatkan saturasi oksigen bisa dimanfaatkan pasien Covid-19 yang tengah menjalani isolasi mandiri, ketika kadar saturasi oksigen turun di bawah 94 persen.

Berikut cara meningkatkan kadar oksigen dalam darah dengan proning:

Sebelum melakukan proning, siapkan empat sampai lima bantal untuk membantu menyangga tubuh saat posisi tidur tengkurap. Setelah itu, mulai terapkan teknik cara melakukan proning, yakni:

Tidur tengkurap dengan menempatkan satu bantal di bawah leher, satu atau dua bantal di antara dada sampai paha atas, dan dua bantal di bawah tulang kering selama 30 menit

  • Tidur miring ke kanan selama 30 menit
  • Tidur dengan posisi setengah duduk dan bagian punggung sampai tengkuk diganjal bantal selama 30 menit
  • Tidur miring ke kiri selama 30 menit
  • Kembali ke posisi tidur tengkurap selama 30 menit

Lamanya teknik proning sebenarnya bisa dilakukan antara 30 menit sampai 2 jam. Tapi, waktu terbaik untuk masing-masing posisi tidur disarankan maksimal 30 menit. Perhatian, selama melakukan teknik proning, pastikan sirkulasi udara di ruangan terjaga dengan baik.

Baca juga: 5 Cara meningkatkan kadar oksigen dalam darah secara alami

Perhatian sebelum coba melakukan teknik proning untuk meningkatkan kadar oksigen dalam darah

Cara melakukan proning untuk meningkatkan saturasi oksigen dalam darah tidak boleh dilakukan sembarangan. Perhatikan hal berikut saat akan melakukan proning untuk meningkatkan saturasi oksigen dalam darah.

  • Sebelum melakukan proning, berikan jeda dengan jadwal makan pasien setidaknya satu jam.
  • Selain itu, pastikan pasien nyaman menjalaninya.
  • Ketinggian bantal atau lamanya waktu proning juga bisa disesuaikan dengan kenyamanan pasien.
  • Hindari melakukan teknik proning untuk pasien Covid-19 yang sedang hamil, punya masalah trombosis vena dalam, punya penyakit jantung, punya masalah tulang belakang atau panggul.

Penelitian ilmiah proning untuk Covid-19 hingga kini masih terbatas. Agar lebih aman, pastikan penderita Covid-19 yang akan menjajal teknik ini berkonsultasi dulu dengan dokter yang menangani.

Itulah cara melakukan proning untuk meningkatkan kadar oksigen dalam darah bagi pasien Covid-19. Semoga lekas sembuh.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Apa itu Proning? Diklaim Bantu Meningkatkan Saturasi Oksigen Covid-19",


Penulis : Mahardini Nur Afifah
Editor : Mahardini Nur Afifah

Selanjutnya: 7 Langkah meningkatkan saturasi oksigen penderita Covid-19 dengan proning

 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Adi Wikanto

Terbaru