Cara menyembuhkan sakit gigi tanpa obat, cukup dengan bahan alami

Jumat, 28 Mei 2021 | 12:30 WIB Sumber: Kompas.com
Cara menyembuhkan sakit gigi tanpa obat, cukup dengan bahan alami

KONTAN.CO.ID - Jakarta. Cara menyembuhkan sakit gigi bisa dilakukan tanpa menggunakan obat. Ada sejumlah bahan alami yang bermanfaat menyembuhkan sakit gigi.

Sakit gigi melahirkan siksaan tersendiri. Denyutan saraf di dalam gigi, bisa berlangsung berjam-jam hingga berhari-hari. Jika Anda tengah jauh dari klinik gigi, Anda bisa meredakan denyutan sakit gigi menggunakan bahan-bahan alami sebagai pengganti obat sakit gigi.

Namun sebelum menentukan akan menggunakan obat alami berbahan apa, ada baiknya Anda menentukan dulu kira-kira apa penyebab sakit ngilu pada gigi atau gusi Anda. Pertama, lihat kondisi gigi dan gusi. Area mana yang sakit, dan bergejala seperti apa.

Apakah gigi ngilu, gusi bengkak sehingga timbul nyeri, atau berbagai gejala lain. Untuk sakit gigi ringan, seperti ngilu, Anda bisa meredakan rasa sakit yang ada cukup dengan menggunakan air hangat yang sudah diberi garam. Ramuan ini berfungsi mengatasi iritasi ringan pada area gigi.

Baca juga: 5 Obat herbal untuk sakit gigi yang bisa Anda buat sendiri di rumah

Mengutip dari Healthline, berikut ini adalah beberapa bahan alami yang juga bisa digunakan untuk menyembuhkan sakit nyeri gigi yang disebabkan oleh peradangan karena gigi berlubang:

1. Kompres dingin

Bahan alami sebagai obat pengganti sakit gigi adalah dengan kompres air dingin. Kompres air dingin bisa membantu meredakan nyeri pada gigi dan gusi. Suhu air yang dingin bisa mengecilkan pembuluh darah di sekitar gigi sehingga meredakan nyeri saraf yang ada. Kompres dingin juga bisa mengecilkan atau mengatasi pembengkakan dan peradangan pada gusi.

Cara kompres untuk menyembuhkan sakit gigi:

  • Ambil handuk kecil, isi dalamnya dengan pecahan es batu.
  • Kemudian kompreskan es batu ke area yang sakit selama 20 menit.
  • Ulangi tiap beberapa jam sekali.

Simak bahan alami sebagai obat sakit gigi di halaman selanjutnya

Editor: Adi Wikanto
Terbaru