Incar HP Samsung Bekas? Cek Dulu 10 Poin Krusial Sebelum Membeli

Kamis, 19 Maret 2026 | 12:00 WIB
Incar HP Samsung Bekas? Cek Dulu 10 Poin Krusial Sebelum Membeli

ILUSTRASI. SAMSUNG ELEC-CHIP/ (REUTERS/Kim Hong-Ji)


Penulis: Bimo Kresnomurti  | Editor: Bimo Kresnomurti

KONTAN.CO.ID - Simak panduan sebelum membeli HP Samsung bekas. Varian HP Samsung kini rutin diperbarui setiap tahunnya, sehingga banyak pengguna menanti harga turun pada perangkat bekas rilis sebelumnya.

HP Samsung bekas bisa menjadi pilihan menarik bagi banyak orang. Dengan harga yang lebih terjangkau, pembeli tetap bisa mendapatkan smartphone dengan spesifikasi yang cukup tinggi.

Namun, membeli ponsel bekas juga memiliki risiko, seperti kondisi perangkat yang tidak sesuai, kerusakan tersembunyi, atau bahkan masalah legalitas perangkat.

Baca Juga: Kenapa Sinyal R Muncul di HP? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya Segera

Tips Membeli HP Samsung

Oleh karena itu, penting untuk mengetahui beberapa tips sebelum membeli HP Samsung second agar tidak menyesal di kemudian hari.

1. Pilih penjual yang terpercaya

Langkah pertama adalah memastikan penjual memiliki reputasi yang baik. Jika membeli melalui marketplace atau toko online, perhatikan rating dan ulasan dari pembeli sebelumnya. Hindari penawaran dengan harga yang terlalu murah karena bisa menjadi tanda adanya masalah pada perangkat atau bahkan produk ilegal.

2. Periksa kondisi fisik HP

Periksa kondisi layar, bodi, dan bagian lain secara menyeluruh. Pastikan tidak ada retak pada layar, goresan parah, atau kerusakan pada frame perangkat. Perhatikan juga tombol, port charger, serta kamera apakah masih berfungsi dengan baik. Kerusakan fisik sering menjadi indikasi bahwa ponsel pernah jatuh atau mengalami benturan.

3. Cek kondisi layar dengan teliti

Pada HP Samsung, terutama yang menggunakan layar AMOLED, penting untuk memeriksa apakah terdapat garis, bayangan, atau layar yang tidak responsif. Layar merupakan komponen penting karena digunakan setiap saat, sehingga kerusakan kecil pun dapat mengganggu kenyamanan penggunaan.

Baca Juga: Pemilik Infinix Wajib Tahu: Ini Panduan Cek Masa Garansi Perangkat HP

4. Pastikan IMEI terdaftar

IMEI adalah identitas resmi perangkat. Pembeli disarankan untuk mengecek nomor IMEI dengan menekan kode *#06# di ponsel. Nomor tersebut kemudian dapat dicek pada situs resmi pemerintah untuk memastikan perangkat terdaftar secara legal. Jika IMEI tidak terdaftar, ponsel berisiko tidak dapat menggunakan jaringan seluler di Indonesia.

5. Cek apakah HP pernah diservis

Sebaiknya tanyakan kepada penjual apakah ponsel pernah diperbaiki sebelumnya. HP yang pernah diservis mungkin menggunakan komponen pengganti yang tidak original. Jika pernah diperbaiki, pastikan komponen yang diganti adalah komponen asli agar kualitas perangkat tetap terjaga.

6. Cek akun dan sistem keamanan

Pastikan perangkat tidak masih terhubung dengan akun Google milik pemilik sebelumnya. Jika akun tersebut masih aktif, ponsel bisa terkunci oleh sistem keamanan seperti Factory Reset Protection (FRP). Kondisi ini bisa membuat ponsel sulit digunakan oleh pemilik baru.

7. Tes semua fitur dan sensor

Sebelum membeli, coba gunakan ponsel secara langsung untuk memastikan semua fitur berfungsi. Periksa kamera, speaker, mikrofon, sensor sidik jari, WiFi, hingga GPS. Tes ini penting karena beberapa kerusakan tidak terlihat dari luar tetapi bisa muncul saat perangkat digunakan.

Baca Juga: WhatsApp Web di HP Tanpa Laptop: Ini Cara Akses Penuh Fitur!

8. Cek baterai dan performa perangkat

Pastikan baterai masih dalam kondisi baik dan tidak cepat habis. Selain itu, coba jalankan beberapa aplikasi untuk melihat apakah perangkat masih responsif atau terasa lambat. Baterai yang cepat habis bisa menjadi tanda usia perangkat sudah cukup lama atau pernah mengalami penggunaan berat.

9. Periksa kelengkapan dan bukti pembelian

Mintalah kardus, charger, atau bukti pembelian jika tersedia. Kelengkapan ini dapat membantu memastikan bahwa perangkat tersebut asli dan bukan barang hasil curian. Selain itu, kartu garansi juga bisa menjadi nilai tambah jika masih berlaku.

10. Cek status Samsung Finance atau cicilan perangkat

Hal yang sering terlupakan saat membeli HP Samsung second adalah memeriksa apakah perangkat masih terkait dengan pembiayaan atau cicilan melalui Samsung Finance.

Melansir laman Samsung, apabila ponsel masih memiliki cicilan yang belum lunas, ada kemungkinan perangkat dapat diblokir atau mengalami pembatasan fungsi tertentu.

Karena itu, mintalah penjual memastikan bahwa perangkat sudah lunas dan tidak lagi terikat dengan program pembiayaan. Pembeli juga bisa meminta bukti pelunasan atau memastikan perangkat tidak memiliki masalah terkait pembiayaan.

Tonton: Jumlah Pemudik Turun 1,75%, Potensi Perputaran Uang Diprediksi Capai 148 Triliun

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tag

Terbaru