KONTAN.CO.ID - SImak panduan menyambut kepulangan Jamaah Haji dari Kemenag RI. Kepulangan jamaah haji ke Tanah Air selalu menjadi momen yang penuh kebahagiaan bagi keluarga dan masyarakat.
Setelah menunaikan rukun Islam kelima di Tanah Suci, para jamaah biasanya disambut oleh kerabat, tetangga, hingga tokoh masyarakat.
Meski demikian, penyambutan jamaah haji sebaiknya dilakukan dengan tetap memperhatikan kenyamanan, kesehatan, dan kondisi fisik jamaah yang baru saja menempuh perjalanan panjang.
Baca Juga: Kemenhaj Imbau Jamaah Haji yang Berangkat Tahun Ini Biasakan Olahraga Ringan
Panduan Menyambut Kepulangan Jamaah Haji
Kementerian Agama (Kemenag) menekankan pentingnya memberikan pelayanan dan suasana yang menenangkan bagi jamaah haji.
Berikut beberapa cara menyambut jamaah haji yang baik dan sesuai dengan nilai-nilai yang dianjurkan.
1. Menyambut dengan Ramah dan Penuh Syukur
Jamaah haji yang baru tiba umumnya mengalami kelelahan setelah perjalanan udara yang panjang. Karena itu, sambutlah mereka dengan senyum, ucapan selamat datang, dan doa yang baik.
Kemenag juga menekankan pentingnya memberikan energi positif dan suasana yang menyenangkan kepada jamaah.
2. Mengucapkan Selamat dan Mendoakan Kemabruran
Salah satu tradisi yang umum dilakukan adalah mengucapkan: "Selamat datang, semoga menjadi haji yang mabrur dan membawa keberkahan bagi keluarga."
Doa kemabruran menjadi bentuk penghormatan sekaligus harapan agar ibadah yang telah dijalankan diterima oleh Allah SWT.
Baca Juga: Tak Sekadar Pengirim Jamaah, Indonesia Bidik Rantai Nilai Ekonomi Haji
3. Tidak Berdesakan Saat Penjemputan
Ketika menjemput di asrama haji, bandara, atau lokasi penyambutan lainnya, keluarga dianjurkan untuk tidak berdesakan dan tetap mengikuti aturan yang berlaku.
Hal ini penting agar proses kedatangan jamaah berjalan tertib dan tidak mengganggu pelayanan yang diberikan oleh petugas.
4. Memberikan Kesempatan untuk Beristirahat
Setelah tiba di rumah, jamaah haji biasanya membutuhkan waktu untuk beristirahat dan memulihkan kondisi fisik.
Sebaiknya keluarga tidak langsung mengadakan acara besar atau menerima tamu dalam jumlah banyak pada hari pertama kepulangan.
5. Membantu Membawakan Barang Bawaan
Keluarga dapat membantu membawa koper dan barang-barang jamaah. Kemenag juga mengingatkan pentingnya memperhatikan barang bawaan selama perjalanan agar tidak terjadi kehilangan atau tertukar.
Baca Juga: Fatwa soal Dam Haji, Musyrif Diny: Jamaah Haji Silakan Pilih yang Nyaman di Hati
6. Mengadakan Tasyakuran Secara Sederhana
Sebagian masyarakat mengadakan syukuran atau tasyakuran sebagai bentuk rasa syukur atas kepulangan jamaah haji.
Acara tersebut dapat dilakukan secara sederhana, misalnya dengan doa bersama, pengajian, atau silaturahmi dengan keluarga dan tetangga.
7. Menjaga Silaturahmi dan Mengambil Hikmah Haji
Momen kepulangan jamaah haji juga dapat dimanfaatkan untuk mempererat silaturahmi. Jamaah biasanya memiliki banyak pengalaman spiritual selama berada di Makkah dan Madinah yang dapat menjadi inspirasi bagi keluarga maupun masyarakat.
Kemenag sendiri menekankan bahwa ibadah haji memiliki hikmah besar sebagai bentuk penghambaan dan ungkapan syukur kepada Allah SWT.
Baca Juga: Tinjau Adahi, Amirul Haj: Penyembelihan Dam Jamaah Haji Indonesia Sah secara Fiqih
Hal yang Sebaiknya Dihindari Saat Menyambut Jamaah Haji
- Berdesakan atau menghalangi jalur kedatangan jamaah.
- Memaksa jamaah untuk langsung menghadiri banyak acara.
- Menanyakan oleh-oleh secara berlebihan.
- Membuat keramaian yang dapat mengganggu kenyamanan jamaah.
- Mengabaikan kondisi kesehatan jamaah yang baru pulang dari perjalanan panjang.
Menyambut jamaah haji bukan sekadar tradisi, tetapi juga bentuk penghormatan kepada mereka yang telah menyelesaikan ibadah haji. Penyambutan yang baik dapat dilakukan dengan memberikan doa, menjaga ketertiban, membantu kebutuhan jamaah, serta memberikan kesempatan bagi mereka untuk beristirahat.
Dengan cara tersebut, suasana kepulangan jamaah haji dapat berlangsung lebih nyaman, khidmat, dan penuh makna bagi seluruh keluarga.
Tonton: SKPK Bongkar Korupsi Imigrasi! Silmy Karim Minta Jatah Pemerasan Sejak 2023
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News