KONTAN.CO.ID - Simak tips mengamankan perangkat elektronik saat pemadaman listrik dari PLN. Pemadaman listrik bergilir yang terjadi di sejumlah wilayah dapat mengganggu aktivitas masyarakat.
Selain itu, kondisi listrik yang padam dan kembali menyala berpotensi menimbulkan lonjakan tegangan yang dapat memengaruhi kinerja bahkan merusak perangkat elektronik di rumah.
Untuk mengurangi risiko kerusakan, PLN mengimbau pelanggan agar memperhatikan langkah-langkah pengamanan perangkat elektronik selama pemadaman listrik berlangsung.
Baca Juga: Tips Renovasi Rumah Hemat Biaya tapi Tetap Estetik dari Ahli Desainer Dunia
Tips Mengamankan Elektronik saat Pemadaman Bergilir
Salah satu langkah utama adalah memutus sambungan peralatan elektronik dari sumber listrik saat terjadi pemadaman.
Ada juga beberapa tips lain yang bisa Anda terapkan dalam mengamankan perangkat elektronik saat terjadi pemadaman listrik bergilir.
Berikut beberapa tips yang dapat dilakukan, dirangkum dari laman PLN.
Baca Juga: Tips Menata Rumah Agar Tidak Penuh Barang ala IKEA
1. Cabut Perangkat Elektronik dari Stopkontak
Saat listrik padam, sebaiknya cabut steker perangkat elektronik seperti televisi, komputer, modem internet, charger, dispenser, dan peralatan elektronik lainnya. Langkah ini bertujuan menghindari kerusakan akibat lonjakan arus listrik ketika pasokan listrik kembali normal.
2. Gunakan UPS atau Stabilizer
Perangkat Uninterruptible Power Supply (UPS) maupun stabilizer dapat membantu menjaga kestabilan tegangan listrik. Alat ini sangat bermanfaat untuk perangkat sensitif seperti komputer, server, dan perangkat jaringan internet.
3. Pasang Surge Protector
Surge protector atau pelindung lonjakan tegangan berfungsi mengurangi dampak lonjakan arus yang sering terjadi saat listrik kembali menyala setelah pemadaman. Perangkat ini dapat digunakan untuk melindungi televisi, komputer, kulkas, hingga perangkat elektronik rumah tangga lainnya.
4. Nyalakan Perangkat Secara Bertahap
Ketika listrik kembali menyala, hindari langsung menghidupkan seluruh peralatan elektronik secara bersamaan. Nyalakan perangkat satu per satu untuk mengurangi beban listrik dan menjaga kestabilan instalasi rumah.
Baca Juga: Tarif Listrik Per 1 April 2026, Cek Daftar Tarif Golongan Rumah Tangga
5. Periksa Instalasi Listrik Secara Berkala
Instalasi listrik yang sudah tua atau tidak sesuai standar dapat meningkatkan risiko kerusakan saat terjadi gangguan listrik. Pastikan kabel, stopkontak, dan panel listrik rumah berada dalam kondisi baik dan aman.
6. Lindungi Modem dan Perangkat Internet
Selain kabel listrik, lonjakan tegangan juga dapat masuk melalui kabel jaringan atau telepon. Oleh karena itu, modem dan router sebaiknya dicabut dari sumber listrik saat pemadaman berlangsung, terutama ketika cuaca buruk atau terjadi petir.
7. Simpan Data Penting Secara Berkala
Bagi pengguna komputer atau laptop untuk bekerja, lakukan penyimpanan data secara rutin dan aktifkan fitur autosave. Langkah ini membantu menghindari kehilangan data saat listrik padam secara mendadak.
Keselamatan Tetap Menjadi Prioritas
PLN juga mengingatkan masyarakat untuk tidak menggunakan listrik secara tidak resmi dan selalu menjaga jarak aman dari jaringan listrik.
Jika menemukan potensi gangguan atau kondisi berbahaya pada jaringan listrik, pelanggan dapat segera melaporkannya melalui aplikasi PLN Mobile atau Contact Center PLN 123.
Dengan menerapkan langkah-langkah sederhana tersebut, masyarakat dapat meminimalkan risiko kerusakan perangkat elektronik sekaligus menjaga keamanan selama pemadaman listrik berlangsung.
Tonton: Rektor Dan Mahasiswa Unsoed Kompak Tolak MBG Dan Koperasi Merah Putih
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News