BTN Bank Penyalur KPR Bersubsidi Terbesar Di 2026, Ini Syarat & Cara Pengajuannya

Jumat, 31 Juli 2026 | 16:20 WIB
BTN Bank Penyalur KPR Bersubsidi Terbesar Di 2026, Ini Syarat & Cara Pengajuannya

ILUSTRASI. Simak syarat, dokumen, dan cara mengajukan KPR Sejahtera FLPP BTN 2026 untuk membeli rumah subsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah.


Reporter: Adi Wikanto, Aura Putri  | Editor: Adi Wikanto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. ​PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) menjadi bank dengan penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) subsidi skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP)  terbanyak hingga pertengahan tahun 2026 ini. Berikut cara dan syarat mengajukan KPR subsidi di BTN bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Data Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) BTN telah menyalurkan 55.766 unit KPR FLPP hingga 29 Juli 2026, tertinggi di antara bank-bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara). 

Adapun PT Bank Syariah Nasional (BSN) telah menyalurkan 28.282 unit. Dengan demikian, BTN dan BSN telah menyalurkan total 84.048 unit rumah subsidi melalui layanan konvensional dan syariah.

Terbaru, BTN juga menjadi penyalur terbesar dalam Akad Massal KPR subsidi FLPP yang digelar BP Tapera bersama Kementerian PKP. 

Sebanyak 30.203 debitur debitur BTN mengikuti akad, baik secara langsung maupun daring.

Baca Juga: Link Unduh Logo dan Aset Resmi HUT Ke-81 RI: Cek Materi untuk Desain Anda

Berdasarkan siaran pers resmi BP Tapera, akad massal tersebut diikuti 62.710 debitur KPR FLPP. Rinciannya, sebanyak 200 debitur hadir langsung di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, sedangkan 62.510 debitur mengikuti secara daring dari 372 kabupaten/kota di 36 provinsi.

Direktur Utama BTN Nixon L.P. Napitupulu mengatakan, capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak dalam ekosistem perumahan, termasuk dukungan Danantara Indonesia.

"Pencapaian BTN sebagai penyalur terbesar dalam akad massal ini merupakan hasil kerja bersama. Dukungan Danantara Indonesia dalam memperkuat kolaborasi antara pemerintah, BP Tapera, perbankan, pengembang, dan seluruh pelaku ekosistem turut meningkatkan kapasitas BTN dalam memperluas akses pembiayaan rumah bagi masyarakat," ujar Nixon dalam keterangan resminya, Kamis (30/7/2026).

Hingga 29 Juli 2026, BP Tapera mencatat penyaluran KPR subsidi FLPP secara nasional telah mencapai 118.756 unit rumah senilai Rp 14,76 triliun.

Selain menyalurkan KPR subsidi kepada masyarakat, BTN juga mendukung pembangunan rumah melalui Kredit Program Perumahan (KPP). Hingga 29 Juli 2026, realisasi KPP BTN mencapai sekitar Rp 4,39 triliun. 

Tonton: Lobi AS demi Sawit! Indonesia Minta CPO Bebas Tarif Impor Baru

 

Cara Mengajukan KPR Bersubsidi Di BTN

Mengutip laman resmi BTN, berikut syarat, dokumen yang harus disiapkan, serta tahapan mengajukan KPR Sejahtera FLPP.

Syarat Mengajukan KPR Sejahtera FLPP BTN

Calon debitur harus memenuhi persyaratan berikut:

* Warga Negara Indonesia (WNI).
* Berusia minimal 21 tahun atau sudah menikah.
* Berusia maksimal 65 tahun saat masa kredit berakhir.
* Memiliki penghasilan sesuai batas maksimal masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang ditetapkan pemerintah.
* Belum memiliki rumah.
* Belum pernah menerima subsidi atau bantuan pembiayaan perumahan dari pemerintah.
* Melengkapi seluruh persyaratan administrasi yang ditentukan BTN.

Dokumen yang Harus Disiapkan

Berikut dokumen yang wajib dilampirkan saat mengajukan KPR Sejahtera FLPP BTN:

* Kartu Tanda Penduduk (KTP) pemohon dan pasangan bagi yang telah menikah.
* Kartu Keluarga (KK).
* Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).
* Buku nikah, akta nikah, atau akta cerai.
* Slip gaji tiga bulan terakhir.
* Surat keterangan bekerja dari perusahaan.
* Rekening koran atau mutasi rekening tiga bulan terakhir.

Cara Mengajukan KPR Sejahtera FLPP BTN

Berikut tahapan pengajuan KPR Sejahtera FLPP di BTN:

1. Pilih rumah subsidi melalui pengembang yang bekerja sama dengan BTN, kantor cabang BTN, atau platform BTN Properti.

2. Siapkan dan serahkan seluruh dokumen persyaratan kepada BTN.

3. Ajukan permohonan KPR. Selanjutnya, BTN akan melakukan pemeriksaan riwayat kredit melalui Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK), memverifikasi data pemohon, serta melakukan analisis kelayakan kredit.

4. Unduh aplikasi SiKasep sebagai bagian dari proses pengajuan.

5. Siapkan dana akad apabila pengajuan disetujui. Dana tersebut digunakan untuk membayar uang muka serta biaya lain yang diperlukan sebelum akad kredit.

6. Tandatangani akad kredit di hadapan notaris setelah seluruh persyaratan dinyatakan lengkap dan disetujui.

7. Setelah akad kredit selesai, BTN akan mencairkan pembiayaan kepada pengembang. Selanjutnya, debitur mulai membayar cicilan sesuai jadwal yang telah disepakati.

Bagi masyarakat yang ingin memanfaatkan program rumah subsidi, memastikan seluruh persyaratan dan dokumen telah lengkap dapat membantu memperlancar proses pengajuan KPR Sejahtera FLPP BTN.

Pemerintah Siapkan Sertifikat Tanah Gratis untuk MBR, Ini 3 Kelompok yang Berhak

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Terbaru