Ini 3 Cara Mengatasi Anak yang Kecanduan Gadget, Penting Diterapkan Orangtua

Jumat, 14 Januari 2022 | 15:45 WIB   Penulis: Tiyas Septiana
Ini 3 Cara Mengatasi Anak yang Kecanduan Gadget, Penting Diterapkan Orangtua

ILUSTRASI. Cara mengatasi anak yang kecanduan gadget, penting diterapkan orangtua. ANTARA FOTO/Fikri Yusuf.

KONTAN.CO.ID - Gadget memang mempermudah aktivitas sehari-hari seeprti belajar. Namun, jika tidak ada batasan penggunaan bisa mengakibatkan kecanduan. 

Banyak anak-anak yang kecanduan gadget sehingga sering bermain handphone atau laptop tanpa memperhatikan waktu.

Bersumber dari situs Universitas Airlangga (Unair), Dwi Retno Suminar, psikolog dari Unair, menjelaskan, rasa ingin tahu anak terhadap gadget yang tidak terkontrol bisa menyebabkan gangguan yang ditandai dengan rasa gelisah hingga tidak bisa tidur nyenyak. 

Kecanduan memainkan gadget bisa menimbulkan beberapa masalah psikologis. Interaksi sosial anak terhambat dan merasa kesepian saat tidak menggunakan gadget merupakan beberapa gejala kecanduan gawai. 

Anak juga bisa mudah marah dan panik jika tidak mengetahui berita terbaru yang didapat dari gadget juga menjadi masalah psikologi yang timbul akibat kecanduan gadget.

“Bahkan, anak juga bisa stres ketika tahu ada teman seusianya mengabarkan hal-hal yang melebihi dirinya di media sosial dan itu bisa menyebabkannya mengalami gangguan FoMo (fear of missing out),” jelas Retno.  

Baca Juga: Cara Membuat Password Baru Akun LTMPT 2022 jika Lupa Kata Sandi

Cara mengurangi kecanduan gadget pada anak

Menurut Retno, gawai tidak bisa disalahkan jika anak mengalami kecanduan memainkannya. Agar anak terkontrol dalam menggunakan ponsel atau gawai lainnya, ada beberapa cara yang bisa diterapkan:

  • Membatasi waktu menggunakan gawai

Hal pertama yang perlu dilakukan orangtua adalah membatasi dan mengontrol penggunaan gadget pada anak. 

Buat kesepakatan dengan buah hati berapa lama dia bisa bermain dengan ponsel. Berikan juga sanksi jika anak melebihi batas waktu penggunaan gadget yang sudah ditentukan bersama. 

“Batasi waktu bermain gadget, hindarkan anak dari aktivitas yang harus berbau gadget, berikan punishment atau hukuman ketika anak melanggar perjanjian batas waktu menggunakan gadget, dan berikan reward atau hadiah ketika anak mampu menaatinya,” kata Retno.

  • Mendorong anak melakukan kegiatan tanpa ponsel

Bermain ponsel sering membuat interaksi sosial anak berkurang karena dia terlalu fokus pada ponselnya. Coba imbangi kegiatan anak yang tidak berhubungan dengan ponsel .

"Kalau dia menggunakan gadget melebihi dari separuh waktu di luar jam tidurnya, maka harus dilakukan aktivitas yang tidak melibatkan gadget,” ujar Retno. 

Saat tidak menggunakan gadget, ajak buah hati bermain permainan yang melibatkan banyak orang. Anda bisa juga mengajak mereka berolahraga ringan atau membantu membereskan rumah. 

Kegiatan sederhana tersebut bisa membantu mengembangkan kemampuan sosial buah hati. 

Baca Juga: Tata Cara Registrasi Akun LTMPT 2022 untuk Siswa dan Verifikasi Data

  • Memberikan contoh penggunaan ponsel yang benar

Kecanduan gadget pada anak tidak jarang terpengaruh oleh orangtua yang juga terbiasa menggunakan gawai berlebihan.

Berikan contoh yang baik dengan menggunakan ponsel atau gawai lain secara bijak saat bersama anak. Saat bersama buah hati, pastikan Anda tidak memegang atau memainkan ponsel. 

Fokus pada kegiatan bersama anak agar kualitas waktu bersama mereka bisa maksimal. Dengan demikian buah hati juga secara langsung melihat dan meniru perilaku pemanfaatan gadget dengan baik.

Selanjutnya: Menhub: Percepat Waktu Sandar dan Optimalisasikan Layanan Digital Kapal Tol Laut

Editor: Tiyas Septiana
Terbaru