Jangan sampai salah, ini tips jitu menenangkan bayi yang terus menangis

Senin, 27 September 2021 | 15:18 WIB   Penulis: Tiyas Septiana
Jangan sampai salah, ini tips jitu menenangkan bayi yang terus menangis

ILUSTRASI. Jangan sampai salah, ini tips jitu menenangkan bayi yang terus menangis.

KONTAN.CO.ID -  Jakarta. Anda mungkin sering dibuat bingung tentang bagaimana cara menenangkan bayi yang sedang menangis.  

Menangis menjadi salah satu media buah hati untuk menyampaikan rasa tidak nyaman kepada orangtua atau pengasuh.

Selain tidak nyaman, faktor lain yang menyebabkan anak menangis adalah rasa lapar, terlalu berisik, hingga rasa bosan. 

Berbeda penyebab bayi menangis tentu berbeda pula cara menenangkannya. Salah teknik menenangkan justru akan membuat bayi terus menangis.

Karena tidak kunjung tenang, sebagian dari orang tua justru menjadi semakin panik. Agar bayi bisa cepat tenang, Anda perlu tahu beberapa teknik. 

Bagi Anda yang memiliki bayi, sebaiknya mencoba cara menenangkan bayi yang menangis yang di himpun dari Healthline dan Parents.com ini. 

Baca Juga: BUMN Sucofindo buka lowongan kerja terbaru 2021, ini kriterianya

  • Menggendong sambil diayunkan perlahan

Cara yang paling mudah menenangkan bayi yang adalah dengan menggendongnya. Anda bisa menggendong buah hati dengan atau tanpa kain gendongan. 

Saat menggendong bayi, ayunkan perlahan sambil menepuk pelan. Cara ini bisa membuat buah hati lebih tenang. Anda juga bisa bersenandung kecil agar buah hati teralih kan perhatiannya. 

  • Bawa buah hati jalan-jalan

Sama seperti Anda, bayi juga bisa merasakan bosan. Namun karena pergerakannya dan kemampuan berbicaranya asih terbatas, bayi hanya bisa menangis unruk rasa bosan.

Untuk mengatasi rasa bosan pada bayi, Anda bisa mengajaknya untuk berjalan-jalan sebentar. Tidak perlu pergi ke tempat yang jauh, Anda cukup mengajak buah hati berkeliling kompleks rumah. 

 Suasana di luar rumah yang berbeda dari di dalam rumah bisa menghilangkan rasa bosan buah hati. Bayi akan perlahan tenang dan berhenti menangis. 

Baca Juga: Lulusan 8 kampus ini cepat dapat kerja versi QS WUR 2022, no 1 bukan UGM dan ITB

  • Memberikan ASI atau makanan

Lapar menjadi faktor yang umum dikaitkan sebagai penyebab bayi menangis. Cobalah untuk memberikan ASI atau makanan pada buah hati yang menangis.

Jika buah hati sudah merasa kenyang, dia dengan sendirinya berhenti menangis dan meminta berhenti untuk makan.

Namun jangan paksakan buah hati untuk makan jika memang ia tidak lapar. Cobalah cari alasan lain mengapa mereka menangis. 

  • Kenali apa yang bayi inginkan

Setelah melakukan berbagai cara di atas, mungkin Anda masih bingung mengapa bayi masih belum tenang dan terus menangis.

Cobalah untuk menempatkan diri Anda sebagai seorang bayi. Evaluasi lingkungan sekitar yang sekiranya bisa membuat buah hati tidak nyaman. 

Mungkin suara TV yang terlalu keras atau lampu yang terlalu terang membuat buah hati tidak nyaman sehingga menangis. Dengan cara ini Anda bisa lebih memahami apa yang diinginkan bayi. 

Selanjutnya: Bank Syariah Indonesia buka pendaftaran beasiswa S1, dapat bantuan UKT dan uang saku

Editor: Tiyas Septiana
Terbaru