Kapan Lebaran Ketupat 2026 Tiba? Siapkan Hidangan Khas dan Makna Filosofisnya

Minggu, 22 Maret 2026 | 08:00 WIB
Kapan Lebaran Ketupat 2026 Tiba? Siapkan Hidangan Khas dan Makna Filosofisnya

ILUSTRASI. Ketupat hias (KONTAN/Fransiskus Simbolon)


Penulis: Bimo Kresnomurti  | Editor: Bimo Kresnomurti

KONTAN.CO.ID - Ketahui waktu lebaran ketupat untuk Idulfitri 2026. Lebaran tidak selalu berakhir di hari pertama Idulfitri. Di Indonesia, khususnya di Pulau Jawa, masyarakat masih melanjutkan suasana perayaan dengan tradisi yang dikenal sebagai Lebaran Ketupat.

Tradisi ini menjadi momen lanjutan untuk mempererat silaturahmi sekaligus menutup rangkaian ibadah di bulan Syawal.

Lalu, apa itu sebenarnya Lebaran Ketupat dan kapan waktunya? Cek penjelasan selengkapnya.

Baca Juga: Kirim Hampers Cepat? Begini Cara Pakai Kirim Instant Shopee!

Apa Itu Lebaran Ketupat?

Melansir laman Kemenag, Lebaran Ketupat adalah perayaan yang dilakukan sekitar satu minggu setelah Idulfitri, tepatnya pada tanggal 8 Syawal dalam kalender Hijriah.

Tradisi ini erat kaitannya dengan anjuran menjalankan puasa sunnah enam hari di bulan Syawal. Setelah menyelesaikan puasa tersebut, masyarakat merayakannya dengan makan bersama, terutama hidangan khas berupa ketupat.

Ketupat sendiri bukan sekadar makanan, tetapi memiliki makna simbolis:

  • Anyaman janur melambangkan kesalahan manusia yang saling terkait
  • Bentuk segi empat mencerminkan kesempurnaan dan kebersihan hati
  • Isi beras putih melambangkan kesucian setelah saling memaafkan.

Baca Juga: Jangan Salah! Ini Cara Membalas Minal Aidin Wal Faizin Agar Tidak Canggung

Tradisi Lebaran Ketupat di Indonesia

Perayaan ini sangat kental di daerah Jawa, Madura, hingga sebagian wilayah Indonesia lainnya. Beberapa tradisi yang biasa dilakukan antara lain:

1. Membuat dan Menyajikan Ketupat

Masyarakat memasak ketupat lengkap dengan lauk khas seperti opor ayam, sambal goreng, hingga sayur santan. Hidangan ini kemudian disajikan untuk keluarga dan tamu.

2. Silaturahmi dan Open House

Mirip dengan suasana Idulfitri, masyarakat kembali membuka rumah untuk menerima tamu. Tradisi ini memperkuat hubungan sosial yang mungkin belum sempat terjalin di hari pertama Lebaran.

3. Doa Bersama dan Sedekah

Di beberapa daerah, Lebaran Ketupat juga diisi dengan doa bersama, pengajian, hingga sedekah makanan kepada tetangga dan masyarakat sekitar.

4. Tradisi Lokal yang Meriah

Beberapa daerah memiliki perayaan unik, seperti arak-arakan ketupat, festival budaya, hingga larung ketupat di laut sebagai bentuk syukur.

Baca Juga: Cara Mengisi E-Toll Mandiri Terbaru 2026 untuk Kelancaran Mudik Lebaran

Kapan Lebaran Ketupat 2026?

Berdasarkan Idulfitri versi Pemerintah, 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada 21 Maret 2026, maka 8 Syawal 1447 H (Lebaran Ketupat) jatuh pada 28 Maret 2026.

Tanggal ini merupakan perkiraan dan bisa berbeda tergantung hasil penetapan resmi berdasarkan rukyat dan sidang isbat.

Makna Lebaran Ketupat

Lebaran Ketupat bukan sekadar tradisi makan bersama, tetapi juga memiliki makna mendalam, yaitu:

  • Menyempurnakan ibadah setelah Ramadan
  • Mempererat silaturahmi yang berkelanjutan
  • Mengajarkan nilai berbagi dan kebersamaan
  • Menjaga warisan budaya Islam Nusantara

Lebaran Ketupat menjadi bukti bahwa semangat Idulfitri tidak berhenti dalam satu hari, melainkan berlanjut melalui tradisi yang sarat makna. Dengan perpaduan antara nilai agama dan budaya lokal, perayaan ini tetap lestari dari generasi ke generasi.

Lebaran Ketupat diperkirakan jatuh pada 28 Maret, menjadi momen yang tepat untuk kembali berkumpul, berbagi hidangan, dan mempererat hubungan dengan orang-orang terdekat.

Tonton: Menanti Kodok Berbulu, Penerapan Pajak Ekspor Batubara di Tengah Badai Minyak 2026

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tag

Terbaru