Kiat untuk bebas dari cicilan utang

Senin, 22 Februari 2021 | 19:00 WIB   Penulis: Virdita Ratriani
Kiat untuk bebas dari cicilan utang

KONTAN.CO.ID - Jakarta. Banyak orang yang ingin hidup bebas dari utang. Namun, bagi yang sudah terlanjur terjerat utang, apakah keinginan terlepas dari jeratan uang tersebut dapat terwujud?

Adapun beberapa hal yang akhirnya membuat seorang berutang. Di antaranya adalah mengembangkan kegiatan produktif (bisnis, kerja sampingan), meningkatkan nilai kekayaan (pembelian aset yang nilainya akan naik di masa depan), kebutuhan likuiditas pembayaran, dan untuk kebutuhan darurat 

Keinginan untuk bebas dari utang pun bisa dicapai selama debitur tersebut memiliki komitmen tinggi dalam melakukan manajemen utangnya.

Tips bebas dari utang

Dirangkum dari keterangan resmi Lifepal, berikut sejumlah tips bebas dari utang yang bisa diterapkan:

1. Ketahui portofolio utang

Portofolio utang menunjukkan daftar utang tertunggak beserta cicilan yang dimiliki saat ini. Dengan memiliki portofolio utang, kita bisa mengukur apakah utang yang ada saat ini sudah melebihi batas wajar atau tidak.

Pisahkan utang tersebut menjadi dua kategori, mana yang konsumtif dan produktif. Segera lunasi utang konsumtif Anda bila Anda memiliki dana yang cukup.

Baca Juga: Tingkatkan kualitas layanan, Dewata Freight (DEAL) gaet PPI

2. Debt settlement/ penyelesaian utang

Solusi kedua agar bebas dari utang bisa dilakukan dengan bernegosiasi dengan pihak kreditur. Debitur pun bisa diberikan keringanan seperti diskon utang, cicilan jangka panjang dan lain sebagainya.

Namun patut diketahui pula bahwa hal itu hanya disetujui bila kreditur telah melakukan penilaian keuangan terhadap debitur mulai dari cash flow bulanan atau aset.

Baca Juga: BI: Kebutuhan pembiayaan April 2021 bakal naik

3. Debt consolidation/ konsolidasi utang

Konsolidasi utang adalah menyatukan seluruh utang yang kita miliki menjadi satu bundel. Setelah utang-utang tersebut dikonsolidasikan, akan dihitung jumlah cicilan yang dibayarkan oleh debitur setiap bulan yang sudah disesuaikan dengan pemasukannya.

4. Refinancing/ pembiayaan kembali

Ketika debitur sudah kesulitan dalam membayar utangnya, maka mereka bisa menjaminkan asetnya untuk mendapatkan dana segar yang nantinya digunakan untuk membayar utang tertunggaknya. 

Setelah itu, mereka pun harus mengangsur pembayaran cicilan utang ke pihak yang memberikan dana segar dari proses refinancing ini. Sekilas, hal ini hampir serupa dengan berutang untuk bayar utang atau yang kita kenal dengan istilah “gali lubang dan tutup lubang.” 

Tindakan ini bisa dilakukan ketika tidak ada lagi pilihan lain untuk melunasi tunggakan utang tersebut, dengan catatan seluruh dana yang kita dapat dari proses refinancing memang digunakan untuk membayar lunas utang tersebut. 

Selain itu, biasakan untuk membayar utang tepat pada waktunya dan menjaga konsumsi Anda. Di sisi lain, menurunkan tingkat gaya hidup untuk sementara waktu adalah hal bijak yang baik dilakukan demi memperlancar pembayaran utang.

Itulah hal hal yang harus diketahui bagi setiap debitur yang ingin bebas dari jeratan utang. 

Selanjutnya: Kebutuhan pembiayaan rumah tangga meningkat pada Januari 2021

 

 

Editor: Virdita Ratriani


Terbaru