KONTAN.CO.ID - Pendaftaran bayi baru lahir sebagai peserta BPJS Kesehatan wajib dilakukan segera agar buah hati mendapatkan menjamin akses pelayanan medis sejak dini.
Langkah ini merupakan proteksi mendasar bagi buah hati untuk mendapatkan hak pelayanan kesehatan, mulai dari imunisasi, pemeriksaan rutin, hingga penanganan medis darurat tanpa kendala biaya.
Dengan mendaftarkan bayi sesegera mungkin, orang tua dapat memitigasi risiko finansial dari potensi lonjakan biaya perawatan kesehatan yang tidak terduga di masa depan.
Baca Juga: Apakah Bisa Melihat Kata Sandi TikTok yang Lupa? Intip Penjelasan Selengkapnya
Mengutip situs resmi BPJS Kesehatan, bayi yang telah terdaftar akan langsung mendapatkan hak pelayanan medis yang disesuaikan dengan kelas kepesertaan orang tua mereka.
Persyaratan Dokumen dan Validasi Data
Proses administrasi pendaftaran membutuhkan akurasi data yang tinggi untuk memastikan sinkronisasi antara sistem BPJS Kesehatan dengan basis data kependudukan nasional.
Kelancaran verifikasi sangat bergantung pada kelengkapan dokumen yang disiapkan oleh orang tua sebelum mengajukan permohonan.
Menurut informasi yang dihimpun dari laman resmi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), integrasi data kependudukan menjadi dasar utama dalam aktivasi layanan publik. Berikut adalah daftar dokumen yang wajib dipersiapkan:
- Nomor Induk Kependudukan (NIK) Bayi
- Surat Keterangan Lahir
- Identitas Orang Tua
- Akta Kelahiran
Alur Pendaftaran Secara Online dan Offline
Masyarakat diberikan kemudahan dalam memilih kanal pendaftaran yang paling sesuai, baik melalui layanan tatap muka maupun aplikasi digital.
Fleksibilitas ini bertujuan agar penambahan anggota keluarga baru dalam sistem jaminan kesehatan dapat berjalan lebih efisien.
Melansir dari petunjuk teknis BPJS Kesehatan, berikut adalah prosedur yang dapat diikuti oleh orang tua:
- Aplikasi Mobile JKN: Orang tua dapat masuk ke akun peserta, memilih menu "Penambahan Peserta", lalu memasukkan data bayi sesuai dengan dokumen kependudukan yang ada.
- Kantor Cabang Terdekat: Pendaftaran secara luring dilakukan dengan membawa dokumen persyaratan fisik dan mengisi formulir penambahan anggota keluarga di loket pelayanan.
- Verifikasi Sistem: Petugas atau sistem aplikasi akan mencocokkan data bayi dengan data nasional untuk menerbitkan nomor kepesertaan digital.
Tonton: Menkeu Purbaya Akui Penerimaan Negara Sulit Naik, Target Pajak Jadi Andalan
Tenggat Waktu dan Kewajiban Iuran
Satu aspek krusial yang harus diperhatikan adalah batas waktu pendaftaran bayi baru lahir, yaitu maksimal 28 hari sejak kelahiran.
Kepatuhan terhadap tenggat waktu ini memastikan bahwa bayi terlindungi oleh jaminan kesehatan secara otomatis sejak hari pertama lahir tanpa adanya periode tunggu yang dapat menghambat akses medis.
Dikutip dari BPJS Kesehatan, jika pendaftaran dilakukan melewati batas 28 hari, status bayi tidak bisa aktif seketika dan mungkin memerlukan proses verifikasi tambahan.
Hal ini berisiko menyebabkan beban biaya pelayanan kesehatan bayi menjadi tanggung jawab pribadi selama status kepesertaannya belum dinyatakan aktif kembali oleh sistem.
Setelah proses pendaftaran berhasil, orang tua memiliki kewajiban untuk membayar iuran bulanan bagi bayi tersebut. Besaran iuran akan disesuaikan dengan kelas BPJS Kesehatan yang dipilih oleh orang tua.
Pembayaran iuran yang disiplin dan tepat waktu sangat penting agar manfaat layanan tetap tersedia saat dibutuhkan, terutama dalam kondisi darurat medis.
Keuntungan Pendaftaran Sejak Dini
Mendaftarkan bayi sesegera mungkin memberikan ketenangan pikiran bagi orang tua dalam menghadapi dinamika kesehatan anak.
Dengan sistem rujukan yang terintegrasi, bayi yang sudah memiliki kartu aktif dapat langsung dirujuk ke spesialis anak atau fasilitas kesehatan tingkat lanjut jika diperlukan intervensi medis khusus.
Optimalisasi penggunaan layanan digital seperti Mobile JKN sangat disarankan karena lebih praktis dan memangkas birokrasi fisik.
Transparansi informasi dalam aplikasi tersebut juga memudahkan orang tua untuk mengecek status pembayaran dan keaktifan kartu bayi secara mandiri kapan saja.
Selanjutnya: Kebijakan Trump Tangguhkan Dana Infrastruktur Pengisian Daya Mobil Listrik Ilegal
Menarik Dibaca: 9 Manfaat Rutin Makan Buah Pepaya bagi Kesehatan Tubuh
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News