CLOSE [X]

OJK Bagikan Tips Melindungi Diri dari Jebakan Social Engineering

Jumat, 24 Juni 2022 | 13:50 WIB   Reporter: Selvi Mayasari
OJK Bagikan Tips Melindungi Diri dari Jebakan Social Engineering

ILUSTRASI. Warga menggunakan masker saat beraktivitas di ruangan tertutup di Jakarta, Senin (31/5). ./pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/31/05/2021.


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menghimbau kepada masyarakat untuk mewaspadai modus social engineering atawa rekayasa sosial. Karena modus ini bisa membuat saldo rekening bank anda terkuras.

OJK pun membeberkan cara melindungi diri dari jebakan social engineering. Pertama, yaitu dengan menjaga kerahasiaan data pribadi. Jangan pernah memberikan informasi data pribadi kepada siapapun, termasuk ke oknum yang mengaku sebagai pegawai bank atau formulir undian berhadiah.

Kedua, kita perlu mewaspadai penipu yang mengaku petugas bank atau instansi resmi yang menanyakan data pribadi. Biasanya penipu akan menghubungi melalui telepon, email, SMS, atau akun media sosial yang menanyakan data pribadi dengan berbagai modus.

Seperti, seperti kartu kamu di blokir, ada kenaikan biaya transfer, tawaran upgrade tabungan, dan transfer lainnya yang membuat kamu panik atau senang, dan ujungnya meminta password, PIN, OTP, MPIN, dan data pribadi lain. Karena petugas yang asli tidak akan meminta data pribadi.

Baca Juga: 3 Cara Bayar Shopee lewat BCA ATM sampai Mobile Banking

Ketiga, jangan mem-posting data pribadi di Media Sosial. Jangan pernah menunjukkan foto KTP, Nomor Rekening, Buku Tabungan, Nomor Telepon, Nama Panggilan, Nama Ibu Kandung, atau data pribadi di media sosial.

Keempat, cek keaslian telepon, akun media sosial, email, dan website bank. Pastikan hanya menghubungi kontak resmi dari bank. hati-hati terhadap akun palsu yang mengaku sebagai bank, pastikan keasliannya.

Kelima, aktifkan two-factor authentication. Untuk mencegah pelaku social engineering meretas akun kamu, aktifkan two-factor authentication sebagai lapisan keamanan untuk melindungi data dan passwordseperti dengan verifikasi biometrik sidik jari, face ID, atau token PIN, sehingga akun lebih aman.

Keenam, aktifkan notifikasi transaksi rekening dan cek histori rekening secara berkala. Fitur notifikasi transaksi akan sangat membantu kamu dalam memantau transaksi keluar masuk dana yang ada di rekening bank kamu.

Notifikasi ini dapat dikirimkan melalui SMS atau email. Kamu juga bisa mengecek histori transaksi yang terjadi dengan menggunakan mobile banking atau internet banking.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Tendi Mahadi

Terbaru