Selamat Hari Filateli Indonesia 2026, Ini Peran Perangko Menguak Kisah Bangsa

Minggu, 29 Maret 2026 | 05:30 WIB
Selamat Hari Filateli Indonesia 2026, Ini Peran Perangko Menguak Kisah Bangsa

ILUSTRASI. Pameran Filateli (KONTAN/Carolus Agus Waluyo)


Sumber: Kementerian Kebudayaan  | Editor: Bimo Kresnomurti

KONTAN.CO.ID - Simak sejarah Hari Filateli Indonesia yang penuh makna. Setiap tanggal 29 Maret, Indonesia memperingati Hari Filateli sebagai bentuk apresiasi terhadap dunia perangko dan kegiatan koleksi filateli.

Peringatan ini bukan sekadar momentum bagi para kolektor, tetapi juga menjadi pengingat akan pentingnya perangko sebagai bagian dari sejarah komunikasi dan identitas bangsa.

Lalu, seperti apa perjalanan salah satu hobi yang mewarisi budaya? Cek informasi menarik selengkapnya.

Baca Juga: 30 Januari Memperingati Hari Primata Indonesia, Ketahui Spesies dan Sebarannya

Awal Mula Filateli di Indonesia

Filateli sendiri merupakan kegiatan mengoleksi dan mempelajari perangko serta benda pos lainnya. Di Indonesia, aktivitas ini sudah dikenal sejak masa kolonial Belanda, ketika perangko pertama kali digunakan sebagai alat pembayaran pengiriman surat.

Seiring berkembangnya sistem pos, perangko tidak hanya berfungsi sebagai alat pembayaran, tetapi juga menjadi media informasi dan promosi budaya.

Setelah kemerdekaan, Indonesia mulai menerbitkan perangko sendiri yang menampilkan berbagai tema nasional, seperti perjuangan kemerdekaan, tokoh pahlawan, hingga kekayaan alam dan budaya. Dari sinilah minat masyarakat terhadap filateli semakin berkembang.

Baca Juga: Selamat Hari Pers Nasional 2026, Ini 30 Ucapan untuk Refleksi Kedaulatan Bangsa

Penetapan 29 Maret sebagai Hari Filateli Indonesia

Melansir laman Kementerian Kebudayaan, tanggal 29 Maret dipilih sebagai Hari Filateli Indonesia karena bertepatan dengan berdirinya organisasi filateli nasional, yaitu Perkumpulan Filatelis Indonesia (PFI) pada tahun 1922 (dalam bentuk awalnya pada masa Hindia Belanda).

Organisasi ini menjadi wadah bagi para kolektor perangko untuk berkumpul, bertukar koleksi, serta mengembangkan pengetahuan tentang filateli.

Seiring waktu, PFI terus berkembang dan berperan aktif dalam mempromosikan filateli di Indonesia, termasuk melalui pameran, edukasi, dan kerja sama internasional.

Baca Juga: Selamat Hari Kebudayaan Nasional 2025, Ini 30 Ucapan untuk Mengingat Warisan Leluhur

Peran Perangko dalam Sejarah dan Budaya

Perangko memiliki nilai lebih dari sekadar alat pembayaran pengiriman surat. Setiap desain perangko menyimpan cerita, mulai dari peristiwa penting, tokoh bersejarah, hingga kekayaan budaya Indonesia. Bahkan, perangko sering disebut sebagai “duta kecil” karena mampu memperkenalkan Indonesia ke dunia internasional.

Melalui filateli, generasi muda dapat belajar sejarah dengan cara yang unik dan menarik. Koleksi perangko juga menjadi arsip visual yang mencerminkan perjalanan bangsa dari masa ke masa.

Peringatan Hari Filateli Indonesia

Peringatan Hari Filateli Indonesia biasanya diisi dengan berbagai kegiatan, seperti pameran perangko, lomba koleksi, hingga edukasi kepada masyarakat. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan minat generasi muda terhadap filateli yang kini mulai tergerus oleh perkembangan teknologi digital.

Di tengah era modern, filateli tetap memiliki tempat tersendiri sebagai hobi yang bernilai edukatif dan historis.

Hari Filateli Indonesia yang diperingati setiap 29 Maret menjadi momentum untuk kembali mengenang peran penting perangko dalam sejarah komunikasi bangsa.

Lebih dari itu, peringatan ini juga mengajak masyarakat untuk melestarikan filateli sebagai bagian dari warisan budaya yang kaya akan nilai sejarah dan pengetahuan.

Tonton: Asia Darurat Energi! Antrean BBM Mengular, Dunia Terancam Krisis

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tag

Terbaru