Tema Pekan ASI Sedunia 1-7 Agustus 2026: Dukung Awal Kehidupan yang Berkelanjutan

Rabu, 29 Juli 2026 | 11:36 WIB
Tema Pekan ASI Sedunia 1-7 Agustus 2026: Dukung Awal Kehidupan yang Berkelanjutan

ILUSTRASI. Imunisasi Anak di Masa Pandemi (KONTAN/Baihaki)


Penulis: Bimo Adi Kresnomurti  | Editor: Adi Wikanto

KONTAN.CO.ID - Simak tema Pekan ASI Sedunia (World Breastfeeding Week/WBW) 2026. Peringatan bagi Ibu dan balita ini kembali diperingati secara global pada 1–7 Agustus 2026.

Melansir laman WABA, tahun ini mengangkat tema resmi "Breastfeeding for a Sustainable Start in Life: Strengthen What Works", yang dalam bahasa Indonesia dapat diterjemahkan menjadi "Menyusui untuk Awal Kehidupan yang Berkelanjutan: Perkuat Apa yang Berhasil."

Tema tersebut diumumkan oleh World Alliance for Breastfeeding Action (WABA) sebagai koordinator utama Pekan ASI Sedunia.

Kampanye ini mengajak pemerintah, tenaga kesehatan, komunitas, hingga keluarga untuk memperkuat berbagai kebijakan dan praktik yang telah terbukti berhasil dalam mendukung pemberian ASI demi menciptakan generasi yang lebih sehat dan masa depan yang berkelanjutan.

Baca Juga: Selamat Hari Kebaya Nasional 2026, Ini 35 Caption untuk Apresiasi Warisan Budaya

Tema Pekan ASI Sedunia 2026

Tema resmi Pekan ASI Sedunia 2026 adalah: "Breastfeeding for a Sustainable Start in Life: Strengthen What Works"

Melalui tema ini, WABA menegaskan bahwa menyusui bukan hanya memberikan manfaat bagi ibu dan bayi, tetapi juga menjadi investasi penting untuk pembangunan berkelanjutan.

Dengan memperkuat program-program yang telah terbukti efektif, diharapkan semakin banyak bayi memperoleh haknya untuk mendapatkan ASI secara optimal.

Makna Tema Pekan ASI Sedunia 2026

Tema tahun 2026 menyoroti pentingnya memperkuat sistem pendukung menyusui yang sudah berjalan dengan baik.

Fokus utama kampanye meliputi:

  • meningkatkan keberhasilan pemberian ASI eksklusif selama enam bulan pertama kehidupan;
  • memperkuat dukungan keluarga terhadap ibu menyusui;
  • meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan dalam memberikan edukasi laktasi;
  • mendorong kebijakan pemerintah yang ramah terhadap ibu menyusui;
  • menciptakan lingkungan kerja yang mendukung pemberian ASI.

Dengan kata lain, kampanye tahun ini tidak hanya mendorong lahirnya program baru, tetapi juga memastikan berbagai praktik yang telah terbukti berhasil dapat terus diperluas dan dipertahankan.

Baca Juga: Kumpulan Link Twibbon Hari Anak Nasional 2026: Ekspresikan Dukungan untuk Buah Hati

Agenda Pekan ASI Sedunia 2026

Pekan ASI Sedunia diperingati setiap tahun pada: Tanggal: 1–7 Agustus 2026. Selama sepekan tersebut, berbagai negara menyelenggarakan beragam kegiatan, seperti:

  • seminar kesehatan ibu dan anak;
  • kelas edukasi menyusui;
  • konseling laktasi;
  • kampanye media sosial;
  • pemeriksaan kesehatan ibu dan bayi;
  • lomba edukatif bagi keluarga;
  • kegiatan promosi ASI eksklusif di fasilitas kesehatan.

Mengapa Menyusui Penting?

WHO dan UNICEF merekomendasikan agar bayi memperoleh:

  • ASI eksklusif selama enam bulan pertama, tanpa tambahan makanan maupun minuman lain kecuali obat sesuai anjuran tenaga kesehatan;
  • pemberian ASI dilanjutkan hingga usia dua tahun atau lebih, disertai makanan pendamping ASI (MPASI) yang bergizi setelah bayi berusia enam bulan.

ASI mengandung nutrisi lengkap, antibodi alami, serta berbagai zat bioaktif yang membantu pertumbuhan dan perkembangan bayi.

Baca Juga: Panduan Pendaftaran PT Perorangan untuk UMK, Cek Syarat dan Biaya dengan Rp50 Ribu

Hubungan Menyusui dengan Pembangunan Berkelanjutan

Tema Pekan ASI Sedunia 2026 juga menegaskan bahwa menyusui berkontribusi terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs).

Praktik menyusui membantu:

  • meningkatkan kesehatan masyarakat;
  • mengurangi beban biaya kesehatan;
  • mendukung ketahanan pangan sejak awal kehidupan;
  • mengurangi limbah dari penggunaan susu formula dan kemasannya;
  • mendukung keberlanjutan lingkungan.

Karena itu, menyusui dipandang sebagai salah satu investasi terbaik bagi kesehatan generasi mendatang sekaligus mendukung pembangunan yang lebih berkelanjutan.

Pekan ASI Sedunia 2026 yang berlangsung pada 1–7 Agustus mengusung tema "Breastfeeding for a Sustainable Start in Life: Strengthen What Works". Melalui kampanye ini, WABA mengajak seluruh pihak untuk memperkuat berbagai kebijakan dan praktik yang telah terbukti efektif dalam mendukung ibu menyusui.

Dengan kolaborasi antara keluarga, tenaga kesehatan, pemerintah, tempat kerja, dan masyarakat, diharapkan semakin banyak bayi memperoleh hak atas ASI sehingga dapat tumbuh sehat, kuat, dan menjadi generasi masa depan yang berkualitas.

Tonton: APBN Biayai Gaji Manajer Koperasi Merah Putih 2 Tahun, Setelah Itu Harus Mandiri

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Terbaru