KONTAN.CO.ID - Bagi orang tua yang membawa anak kecil, perjalanan panjang mudik Lebaran 2026 menggunakan mobil pribadi, bus, kereta api, maupun pesawat tentu menjadi tantangan tersendiri.
Menjaga kondisi fisik dan mood buah hati agar tetap ceria tanpa merasa lemas menjadi prioritas utama selama di perjalanan.
Menanggapi fenomena ini, Dosen Spesialis Anak Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surabaya (UM Surabaya), dr Gina Noor Djalilah SpA, memberikan panduan praktis bagi para orang tua.
Baca Juga: Sinyal E Muncul Mendadak? Ini 6 Alasan Ponsel Anda Melambat
Menurutnya, persiapan yang matang mulai dari aspek nutrisi hingga stimulasi mental sangat menentukan kenyamanan anak saat menempuh perjalanan berjam-jam.
Waspadai Asupan Gula dan Makanan Pengawet
Salah satu tantangan terbesar saat mudik adalah mengontrol keinginan anak untuk jajan. Sering kali, orang tua memberikan apa pun yang diminta anak, termasuk makanan manis, agar mereka tidak rewel.
Namun, dr Gina mengingatkan bahwa konsumsi gula berlebih justru bisa berdampak buruk pada daya tahan tubuh.
Melansir penjelasan dr Gina, gula merupakan asupan yang sangat disukai oleh kuman dan virus karena dapat memicu proses peradangan dalam tubuh.
Oleh karena itu, orang tua harus sangat selektif dalam memberikan makanan dan minuman selama perjalanan.
"Makanan yang mengandung pengawet, pewarna, serta pemanis buatan sebisa mungkin harus dikontrol. Memang tantangannya besar saat masa liburan seperti ini, baik dari keinginan anak maupun pengaruh keluarga sekitar," ujar dr Gina, dikutip dari situs UM Surabaya.
Strategi Camilan Sehat dan Nutrisi Mandiri
Untuk menyiasati agar anak tidak terus-menerus meminta jajan di luar yang kurang sehat, orang tua disarankan untuk menyiapkan bekal dari rumah.
Membuat camilan sendiri atau home-made snack menjamin kualitas bahan dan kebersihan yang lebih baik.
Beberapa ide camilan sehat yang bisa disiapkan antara lain:
- Finger Food Kreatif: Membuat nugget ayam atau nugget sayur hasil kreasi sendiri di rumah.
- Nasi Kepal: Mengombinasikan nugget sayur dengan nasi yang dibentuk menarik agar anak bersemangat menyantapnya sebagai camilan berat.
- Buah-buahan Segar: Potongan buah yang mudah dimakan seperti apel, anggur, atau pir untuk memberikan kesegaran alami.
Selain makanan, kecukupan cairan menjadi kunci utama agar anak tidak cepat lemas. Orang tua wajib memastikan anak mengonsumsi air mineral secara rutin.
Cairan yang cukup dapat membantu mengalihkan rasa lapar yang berlebihan. Susu atau cairan sehat lainnya juga bisa diberikan agar anak merasa kenyang lebih lama, sehingga keinginan untuk mengonsumsi makanan tidak sehat bisa berkurang.
Tonton: Sejumlah Negara Tolak Ajakan Koalisi Militer Donald Trump Merebut Selat Hormuz
Mainan Edukatif Sebagai Solusi Anti-Bosan
Menjaga psikologis anak agar tidak bosan sangat penting agar mereka tidak rewel. Dokter spesialis anak yang berpraktik di RS Randegansari Husada Driyorejo ini menekankan pentingnya membawa mainan fisik dibandingkan media digital.
Mainan yang disarankan adalah jenis permainan edukasi yang dapat dipegang dan digenggam, seperti balok susun ringan atau buku cerita bergambar.
Mainan jenis ini memberikan stimulasi motorik dan kognitif yang lebih baik bagi anak selama berada di dalam kendaraan.
"Memberikan HP agar anak tidak rewel bukanlah solusi yang tepat. Sebaiknya gunakan mainan yang bisa melibatkan interaksi fisik dan kreativitas mereka," pungkas dr Gina.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News