KONTAN.CO.ID - Masyarakat yang menerima banyak daging kurban pada Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah yang jatuh tepat pada hari ini, Rabu (27/5), perlu memahami teknik penyimpanan yang tepat.
Menyimpan daging segar memerlukan perlakuan khusus yang berbeda dengan daging olahan, sebab kesalahan prosedur dapat merusak struktur serta kandungan gizi, bahkan memicu pembusukan.
Meskipun idealnya daging segera diolah, keterbatasan waktu sering kali membuat stok daging harus masuk ke dalam lemari es.
Baca Juga: Hasil TKA SD-SMP: DKHTKA Jadi Acuan Utama Sekolah, Apa Itu?
Menurut penjelasan pakar produksi ternak Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada (UGM), Panjono, konsumsi daging kurban harus mengutamakan aspek kesehatan dengan cara memasaknya hingga matang sempurna guna mematikan bibit penyakit.
Jika Anda memutuskan untuk menyimpan sebagian stok tersebut, melansir laman resmi UGM, berikut adalah panduan teknis dan prosedur menyimpan daging kurban yang benar.
Cara Menyimpan Daging Kurban di Kulkas
Jangan Mencuci Daging Segar
Mencuci daging kurban sebelum disimpan justru meningkatkan risiko masuknya kuman atau penyakit dari air mentah ke dalam serat daging.
Pemotongan dan Pengemasan
- Potong-potong daging menjadi ukuran kecil atau giling sesuai dengan rencana menu masakan Anda.
- Bagi potongan atau gilingan daging tersebut ke dalam takaran satu kali masak.
- Masukkan daging ke dalam kantung plastik atau wadah yang tertutup rapat. Proses vakum sangat disarankan untuk hasil yang lebih maksimal.
Proses Pendinginan Bertahap (Chiller ke Freezer)
Sebelum dimasukkan ke dalam pembeku atau freezer, daging wajib diletakkan di dalam chiller (bagian kulkas dengan suhu 2-5 derajat Celsius).
Langkah ini bertujuan agar pendinginan berlangsung rata dan mencegah kerusakan struktur akibat pembekuan mendadak atau rigor mortis.
Proses Pencairan (Thawing)
Saat ingin memasak daging yang telah beku, pindahkan daging dari freezer ke chiller terlebih dahulu.
Pencairan yang berlangsung perlahan di chiller akan menjaga agar sel plasma tidak keluar (drip), sehingga kualitas daging tetap terjaga.
Tonton: Prabowo Bongkar Dugaan Manipulasi Ekspor CPO Negara Disebut Kehilangan Devisa Triliunan
Bagi Anda yang memilih langsung mengolah daging dengan cara dipanggang, bersumber dari imbauan Panjono, pastikan untuk membuang bagian daging yang gosong atau kerak hitam pada panggangan.
Mengonsumsi bagian yang hitam tersebut sangat tidak disarankan karena dapat berdampak buruk bagi kesehatan dalam jangka panjang.
Melalui penerapan prosedur penyimpanan dan pengolahan yang benar, stok daging kurban Anda akan tetap higienis dan layak konsumsi hingga beberapa waktu ke depan. Bagaimana rencana Anda mengelola sisa stok daging kurban hari ini?
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
- Daging Beku
- Idul Adha
- unlisted
- Jangan Lewatkan
- cara menyimpan daging kurban
- Menyimpan Daging di Kulkas
- Idul Adha 1447 H
- daging kurban sehat
- daging kurban awet
- tips daging kurban
- menyimpan daging di freezer
- panduan menyimpan daging
- mencairkan daging
- kesalahan menyimpan daging
- tips menyimpan daging Idul Adha
- daging kurban tahan lama
- teknik pendinginan daging
- jangan cuci daging kurban
- thawing daging beku
- bahaya daging gosong
- panduan UGM daging kurban
- penyimpanan daging sapi
- penyimpanan daging kambing