7 Cara Menyelamatkan Diri saat Ada Gempa Bumi, Pelajar Wajib Catat Ini

Rabu, 23 November 2022 | 12:54 WIB   Penulis: Tiyas Septiana
7 Cara Menyelamatkan Diri saat Ada Gempa Bumi, Pelajar Wajib Catat Ini

ILUSTRASI. 7 Cara Menyelamatkan Diri saat Ada Gempa Bumi, Pelajar Wajib Catat Ini. ANTARAR FOTO/Wahyu Putro A/aww.


KONTAN.CO.ID -  Indonesia cukup sering dilanda bencana alam mulai dari banjir, gunung meletus, hingga gempa bumi. 

Seringnya gempa bumi terjadi di Indonesia disebabkan karena Indonesia yang terletak di tiga lempeng aktif dunia yakni lempeng pasifik, lempeng indo-australia, dan lempeng euroasia.

Bersumber dari situs Universitas Muhammadiyah (UM) Surabaya, bencana gempa bumi diakibatkan adanya aktivitas tektonik. 

Aktivitas ini adalah pergeseran lempeng-lempeng tektonik secara mendadak yang mempunyai kekuatan dari yang sangat kecil hingga sangat besar. 

Kekuatan getaran ditimbulkan akibat pelepasan tenaga pada saat pergeseran lempeng.

Baca Juga: Anatomi Otak Manusia: Bagian-Bagian Otak dan Fungsinya Masing-Masing

Dampak yang ditimbulkan akibat bencana gempa bumi sebagian besar, merupakan sebuah kerusakan bangunan, korban luka ringan dan berat hingga korban meninggal dunia.

Cara menyelamatkan diri saat gempa

Dosen Bencana dan Keperawatan Gawat Darurat FIK UM Surabaya, Agung Wijaya, menjelaskan bencana gempa bumi tidak dapat dihindarkan ataupun dilawan, melainkan perlu dilakukan adaptasi lingkungan, dengan cara selalu tanggap, tangkas dan tangguh.

Menurutnya, saat terjadi gempa ada beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk menyelamatkan diri. 

Hal pertama yang perlu dilakukan jika tiba-tiba terjadi gempa bumi adalah jangan panik dan tetap tenang.

“Jika terjadi gempa segera berlindung di bawah meja yang keras atau perabot yang kokoh, bila tidak ada meja lindungi kepala menggunakan alas keras atau bantal,”kata Agung, dikutip dari situs UM Surabaya.

Agung menghimbau untuk menjauhi jendela, perabot , atau benda yang bersifat tajam dan dapat melukai.

Saat terjadi gempa, penting juga untuk menghindari struktur bangunan yang terlihat mudah roboh dan rapuh. Ia menegaskan untuk tidak keluar sebelum guncangan benar-benar berhenti dan kondisi aman.

“Jika berada di kantor jangan menggunakan lift, biasanya saat gempa besar menyebabkan listrik mati, hal ini untuk menghindari seseorang agar tidak terjebak di dalam lift dan tidak bisa keluar,” tambahnya.

Baca Juga: Gempa Cianjur Telan Banyak Korban Jiwa, Ini Mitigasi Bencana Gempa Bumi yang Tepat

Lebih lanjut, ia menjelaskan apabila berada di luar, jauhi gedung, papan reklame, tiang dan pepohanan yang tinggi.

Sementara apabila sedang berkendara dengan motor segera berhenti, rubuhkan motornya dengan tetap memperhatikan lingkungan sekitar juga aman.

Tidak hanya itu, Agung juga memaparkan beberapa hal hang harus dilakukan setelah terjadi gempa diantaranya: 

  • Waspada terhadap gempa susulan
  • Mendengarkan informasi dari BNPB atau pihak yang berwenang terkait perkembangan bencana
  • Berhati-hati terhadap hoax
  • Waspada terhadap benda-benda yang berisiko jatuh dan bantu korban ke lokasi yang aman

“Bencana gempa bumi tidak dapat dihindari, tapi dapat disiapkan dengan cara sering melakukan latihan-latihan kesiapsiagaan terhadap bencana bumi,” jelas Agung.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Tiyas Septiana

Terbaru