Bahaya pakai produk palsu, ini kiat pilih kosmetik yang aman untuk kulit

Rabu, 28 Juli 2021 | 22:20 WIB   Penulis: Tiyas Septiana
Bahaya pakai produk palsu, ini kiat pilih kosmetik yang aman untuk kulit

KONTAN.CO.ID - Penting bagi Anda untuk memilih kosmetik yang tepat serta aman untuk kulit. Salah membeli bisa membuat kondisi kulit menjadi rusak bahkan mengganggu kesehatan tubuh. 

Saat ini banyak beredar kosmetik palsu atau ilegal yang bisa merusak kulit. Tidak sedikit produk kecantikan yang memberikan jaminan "memutihkan secara instan". 

Masyarakat yang masih awam, tidak jarang terjebak dengan iming-iming ini tanpa memikirkan risiko ke depan.

Menurut dr. Dhelya Widasmara dalam webinar Universitas Airlangga (Unair) tentang bahaya kosmetik palsu, ada perbedaan antara kosmetik ilegal dengan kosmetik palsu. 

Kosmetik palsu merupakan kosmetik yang memalsukan merek-merek yang sudah ada. Sedangkan kosmetik ilegal merupakan produk kecantikan yang menggunakan bahan-bahan kimia yang tidak terjamin keamanannya. 

Baca Juga: Bank BRI buka pendaftaran beasiswa, bisa dapat biaya kuliah hingga 8 juta!

Kosmetik abal-abal bisa rusak kulit

Penggunaan kosmetik abal-abal, baik palsu maupun ilegal, bisa menyebabkan gangguan kesehatan kulit. 

Memakai kosmetik tersebut bisa menimbulkan kontaminasi bakteri dan bahan berbahaya. Dampak yang ditimbulkan di antaranya adalah iritasi atau alergi dan jerawat. 

“Pemakaian hidrokuinon yang berlebih (diatas 10%) dapat mengakibatkan okrosis eksogen. Awalnya, akan terlihat seperti flek-flek yang semakin lama semakin menghitam," jelas pemilik eLBe Clinic ini seperti dilansir dari laman Unair. 

Dhelya menambahkan, sebenarnya hidrokuinon boleh dipakai namun dengan resep dan pengawasan dokter. Penggunaan bahan ini juga digunakan dalam gold standard therapy flek

Efek penyalahgunaan kosmetik selanjutnya adalah timbulnya leukoderma atau bintik-bintik putih di wajah. Kondisi ini disebabkan oleh penggunaan steroid yang terlalu lama tanpa pengawasan dokter.

Gangguan juga bisa Anda alami pada kulit tubuh jika sering memakai body lotion pemutih. Dampak yang ditimbulkan adalah striae rubra. Jika kondisi ini sudah muncul maka kulit akan sulit kembali ke kondisi awal. 

Baca Juga: Manfaat daun neem untuk kecantikan wajah dan tubuh

Penggunaan merkuri sebabkan berbagai macam kanker

Salah satu kandungan kosmetik palsu dan ilegal yang perlu diwaspadai adalah merkuri. Penggunaan kosmetik yang mengandung zat ini berbahaya tidak hanya pada kesehatan kulit tetapi juga tubuh secara keseluruhan. 

Merkuri bisa menyebabkan penyakit ginjal, kanker ginjal, sindrol nefritik, dan gangguan pencernaan, seperti mual, muntah, diare.

“Merkuri juga dapat menyebabkan neurotoksis. Seperti sering tremor, sakit kepala, bahkan sering cemas dan depresi,” jelasnya. 

Selain dampak tersebut, penggunaan merkuri yang berkepanjangan bisa menyebabkan kanker dan gangguan hormonal seperti, infertilitas, kecacatan janin, retardasi mental, gangguan memori. 

Ibu hamil dianjurkan untuk berkonsultasi terlebih dahulu tentang kosmetik jika akan menggunakannya saat sedang mengandung. 

Baca Juga: BUMN ini buka kembali lowongan kerja, kesempatan buat yang sedang cari kerja

Tips memilih kosmetik yang aman

Mengingat bahaya yang ditimbulkan, tentu Anda tidak boleh lagi sembarangan memilih dan menggunakan kosmetik palsu dan ilegal. 

Dhelya menyampaikan, langkap pertama jika Anda sudah terlanjur menggunakan kosmetik berbahaya tersebut adalah menghentikan pemakaiannya. 

Kemudian, segera ganti kosmetik Anda dengan produk yang terdaftar di BPOM dan jalankan pola hidup sehat. Terakhir adalah berkonsultasi dengan dokter kulit. 

“Waspada terhadap produk-produk yang tidak memiliki izin BPOM, tidak mencantumkan alamat pabrik dan kandungan produk, produk yang memiliki konsentrasi pekat dan lengket, berbau menyengat, berwarna terang, dan memiliki hasil instan,” jelasnya. 

Pastikan saat memilih kosmetik, kemasan produk tidak rusah dan tersegel rapat. Agar tetap aman saat memakai kosmetik, jangan mudah tergiur dengan klaim yang berlebihan serta pastikan produk kosmetik tersebut sudah terdaftar di BPOM.

Selanjutnya: Mengenal frugal living, gaya hidup orang tajir yang patut Anda tiru

Halaman   1 2 Tampilkan Semua
Editor: Tiyas Septiana
Terbaru