Cara Mengisi PDSS 2026 untuk SNBP: Langkah demi Langkah bagi Operator Sekolah

Selasa, 06 Januari 2026 | 10:27 WIB
Cara Mengisi PDSS 2026 untuk SNBP: Langkah demi Langkah bagi Operator Sekolah

ILUSTRASI. Cara Mengisi PDSS 2026 untuk SNBP: Langkah demi Langkah bagi Operator Sekolah. (SNPMB BPPP Kemendikbud Ristek/NULL)


Sumber: SNPMB,SNPMB  | Editor: Tiyas Septiana

KONTAN.CO.ID -  Proses Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) tahun 2026 resmi dimulai dengan dibukanya pengisian Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) 2026 yang dijadwalkan berlangsung  pada tanggal 5 Januari hingga 2 Februari 2026. 

Bagi institusi pendidikan di seluruh Indonesia, tahapan ini merupakan langkah krusial yang menentukan masa depan para siswa dalam memperebutkan kursi melalui jalur SNBP.

PDSS sendiri berfungsi sebagai basis data yang menyajikan rekam jejak kinerja sekolah serta nilai akademik siswa secara transparan. Mengingat pentingnya akurasi data dalam proses seleksi ini, pihak sekolah diharapkan melakukan pengisian dengan sangat teliti.

Baca Juga: 30 Contoh Ucapan Selamat Kenaikan Pangkat untuk Anggota Polri

Kesalahan dalam memasukkan data nilai atau status siswa dapat berakibat fatal, mulai dari kegagalan administrasi hingga potensi diskualifikasi siswa pada tahap verifikasi di universitas tujuan.

Terdapat beberapa perubahan teknis yang perlu diperhatikan oleh operator sekolah agar proses sinkronisasi data berjalan mulus.

Fokus utama tahun ini tetap pada integrasi data antara Portal Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) dengan aplikasi PDSS guna memastikan data yang digunakan benar-benar valid dan terkini.

Cara Pengisian PDSS 2026

Pengisian PDSS tidak dapat dilakukan secara acak. Sekolah harus mengikuti alur yang telah ditetapkan oleh panitia pusat secara sistematis.

Berdasarkan informasi yang dilansir dari Panduan Pengisian PDSS 2026 dari SNPMB, pengisian dimulai dari verifikasi profil lembaga hingga pengunggahan nilai rapor siswa eligible secara kolektif.

Berikut adalah tahapan lengkap pengisian PDSS 2026 yang wajib diikuti oleh sekolah:

  • Login dan Verifikasi Profil: Masuk ke laman https://pdss.snpmb.id menggunakan akun yang telah terdaftar di Portal SNPMB. Setelah berhasil login, periksa profil sekolah pada menu Profil yang berisi Informasi Sekolah dan Kepala Sekolah. Data ini diambil secara otomatis dari sistem pusat.
  • Definisi Jenis Studi dan Kuota: Tentukan jenis kelas yang ada di sekolah pada menu Jenis Studi & Kuota. Pastikan setiap jurusan sudah didefinisikan jenis kelasnya sesuai dengan data dari Portal SNPMB.
  • Kelengkapan Data Operator: Isi data operator sekolah secara lengkap pada kolom yang tersedia untuk keperluan koordinasi teknis.
  • Finalisasi Data Sekolah: Lakukan finalisasi data sekolah pada sidebar Finalisasi dengan menyetujui pernyataan yang ada pada tabel "Finalisasi Data Sekolah".
  • Input Siswa Eligible: Tambahkan siswa eligible yang memiliki nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA) lengkap. Penambahan dapat dilakukan satu per satu dengan menginput NISN atau melalui fitur impor data secara massal untuk efisiensi waktu.
  • Finalisasi Data Siswa: Setelah daftar siswa dipastikan benar, lakukan finalisasi pada menu yang tersedia.
  • Pengaturan Kurikulum: Definisikan kurikulum setiap tingkat semester. Jumlah semester yang diinput adalah total semester yang harus ditempuh siswa dikurangi satu semester yang sedang berjalan. Perhatikan perbedaan pengisian antara sekolah yang menerapkan Kurikulum Merdeka dengan Kurikulum 2013.
  • Mata Pelajaran dan Nilai: Definisikan mata pelajaran per semester, kemudian lakukan finalisasi data kurikulum. Selanjutnya, isikan jenis studi setiap siswa eligible per jurusan dan input nilai per siswa per semester. Pengisian nilai bisa dilakukan manual atau melalui fitur bulk upload.
  • Finalisasi Akhir dan Cetak Bukti: Lakukan finalisasi nilai sebagai langkah terakhir. Setelah tahap ini selesai, sekolah dapat mencetak bukti finalisasi PDSS pada menu Tanda Bukti Finalisasi.

Proses pengisian ini menuntut ketelitian tinggi karena terdapat beberapa bagian yang tidak dapat diubah setelah finalisasi akhir dilakukan.

Sekolah harus memastikan bahwa setiap nilai yang dimasukkan ke dalam sistem sudah sesuai dengan nilai rapor fisik yang dipegang oleh siswa.

Tonton: Gibran Bertemu Tompi hingga Raffi Ahmad, Puji Solidaritas Seniman untuk Korban Bencana

Ketentuan Pembatalan dan Validasi Data

Panitia tetap memberikan ruang bagi sekolah untuk melakukan perbaikan selama masa pengisian belum berakhir. Namun, fleksibilitas ini memiliki batasan tertentu yang harus dipahami oleh para kepala sekolah dan operator.

Dikutip dari Panduan Pengisian PDSS 2026 dari SNPMB, sekolah masih dapat melakukan pembatalan finalisasi data sekolah, data siswa eligible, serta kurikulum.

Syarat utamanya adalah finalisasi data nilai atau finalisasi akhir belum dilakukan. Begitu tombol finalisasi nilai ditekan, sistem akan mengunci seluruh data dan tidak ada lagi opsi untuk melakukan perubahan secara mandiri.

Oleh karena itu, disarankan bagi sekolah untuk melakukan pengecekan berulang (cross-check) sebelum melakukan finalisasi nilai. Keterlibatan guru bimbingan konseling dan wali kelas dalam memverifikasi nilai per siswa sangat dianjurkan untuk menghindari kesalahan input.

Selain itu, sekolah juga harus memperhatikan jadwal tenggat waktu agar tidak melakukan pengisian di saat-saat terakhir guna menghindari risiko kegagalan sistem akibat lonjakan trafik.

Ketertiban sekolah dalam mengisi PDSS tidak hanya mencerminkan profesionalisme institusi, tetapi juga memberikan perlindungan hak bagi siswa untuk berkompetisi secara adil dalam jalur SNBP 2026.

Dengan mengikuti panduan resmi dan bekerja secara terstruktur, diharapkan kendala teknis dapat ditekan seminimal mungkin. Pantau terus laman resmi SNPMB untuk update terkini. 

Selanjutnya: IHSG Berpeluang Menguji Level 9.000 Jangka Pendek, Analis Ingatkan Investor Selektif

Menarik Dibaca: WhatsApp Kenalkan Stiker & Filter Video Call Spesial untuk Menyambut Tahun 2026!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Terbaru