KONTAN.CO.ID - Cek tema Hari Obesitas Sedunia pada tanggal 4 Maret. Dunia memperingati Hari Obesitas Sedunia (World Obesity Day), inisiatif global yang digagas oleh World Obesity Federation untuk meningkatkan kesadaran, mengurangi stigma, dan mendorong aksi kolektif terhadap obesitas sebagai penyakit kronis yang kompleks.
Melansir data Kemenkes RI, persentase obesitas di Indonesia meningkat dalam satu dekade terakhir dari 8% pada tahun 2007 menjadi 21,8% pada tahun 2018.
Lalu, bagaimana cara merayakannya? Ini tema dan strategi kampanye di media sosial.
Baca Juga: Tema Hari Kepanduan Sedunia 2026: Kontribusi Gerakan Bisa Ubah Lingkungan Sekitar
Tema Hari Obesitas Sedunia
Pada tahun 2026, peringatan ini jatuh pada hari Selasa, 4 Maret 2026, dengan tema utama yang kuat dan inklusif: "8 Billion Reasons To Act on Obesity" (8 Miliar Alasan untuk Bertindak terhadap Obesitas).
Tema ini menekankan bahwa dengan populasi dunia yang telah mencapai sekitar 8 miliar jiwa, setiap individu, komunitas, dan sistem memiliki peran dalam mengubah narasi obesitas.
Bukan lagi sekadar tanggung jawab pribadi, melainkan panggilan bersama untuk membangun lingkungan yang lebih sehat, adil, dan mendukung pencegahan serta pengobatan obesitas.
Kampanye ini menyoroti bahwa obesitas bukanlah kegagalan individu, melainkan hasil dari faktor sistemik seperti kemiskinan, stigma sosial, akses tidak merata terhadap makanan sehat, pendidikan, layanan kesehatan, serta lingkungan yang tidak mendukung aktivitas fisik.
Baca Juga: Apa Arti Marhaban Ya Ramadan? Pahami Makna Sejati Sambut Bulan Suci
Menurut data terkini dari World Obesity Federation:
- Saat ini, lebih dari 1 miliar orang hidup dengan obesitas di seluruh dunia.
- Hampir 3 miliar orang (termasuk lebih dari 400 juta anak usia sekolah) mengalami kelebihan berat badan atau obesitas.
- Proyeksi menunjukkan bahwa pada tahun 2035, sekitar setengah populasi dunia (sekitar 4 miliar orang) akan hidup dengan kelebihan berat badan atau obesitas.
- Obesitas menyebabkan sekitar 1,7 juta kematian dini akibat penyakit tidak menular (NCDs) setiap tahunnya.
- Dampak ekonomi global diperkirakan mencapai $3,23 triliun pada tahun 2030.
- Fokus khusus tahun ini adalah pada anak-anak sebagai kelompok paling rentan.
Tingkat obesitas pada anak usia sekolah telah meningkat hampir lima kali lipat sejak 1975, terutama di negara berpenghasilan rendah dan menengah, di mana obesitas masa kecil sering berlanjut hingga dewasa dan meningkatkan risiko diabetes tipe 2, penyakit jantung, serta beberapa jenis kanker.
Baca Juga: Link Twibbon Tahun Baru Imlek 2026: Penuh Warna di Tahun Kuda Api
Cara Kampanye
Kampanye "8 Billion Reasons To Act on Obesity" mengajak semua pihak untuk bertindak melalui tiga pilar utama:
- Mengurangi stigma dan meningkatkan pemahaman bahwa obesitas adalah penyakit, bukan pilihan atau kekurangan moral.
- Membangun lingkungan yang lebih sehat, termasuk akses makanan bergizi, ruang untuk bergerak, dan kebijakan yang mendukung gaya hidup aktif.
- Memastikan akses setara terhadap perawatan, termasuk pencegahan dini, pengobatan berbasis bukti, dan dukungan bagi mereka yang hidup dengan obesitas.
Untuk merayakan hari ini, individu dan organisasi diajak berpartisipasi dengan:Berbagi cerita pribadi atau alasan mengapa obesitas penting diatasi melalui fitur "Share your story" di situs resmi.
Anda dapat mengunduh aset kampanye seperti grafis media sosial, factsheet, dan toolkit dari www.worldobesityday.org/resources.
Sebarkan pesan di media sosial dengan hashtag #WorldObesityDay, #WOD2026, dan #8BillionReasons.
Tonton: Dari Moody’s hingga ART AS, Ke Mana Arah Pasar Saham Indonesia?
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News