KONTAN.CO.ID - Simak pedoman upacara Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) 2026. Instansi perlu mencatat panduan resmi yang biasanya diterbitkan oleh pemerintah acuan pelaksanaan peringatan Harkitnas di instansi pemerintah, sekolah, BUMN hingga lembaga swasta.
Pedoman ini bertujuan agar pelaksanaan upacara dan rangkaian kegiatan Harkitnas berlangsung seragam, tertib, dan sesuai dengan tema nasional yang telah ditetapkan pemerintah.
Berikut ini informasi mengenai pedoman Upacara Harkitnas 2026 yang dirangkum dari tahun sebelumnya.
Baca Juga: Cek Status Hari Kebangkitan Nasional, Apakah Ada Libur pada 20 Mei 2026?
Isi Pedoman Upacara Harkitnas 2026
Secara umum, contoh pedoman upacara Harkitnas 2026 biasanya memuat beberapa hal berikut:
1. Jadwal Pelaksanaan Upacara
Biasanya upacara dilaksanakan pada:
- Hari: Rabu, 20 Mei 2026
- Waktu: pukul 08.00 waktu setempat
- Tempat: halaman kantor, sekolah, atau lapangan upacara
Dalam pedoman juga dicantumkan ketentuan pakaian peserta dan pejabat upacara.
Baca Juga: 25 Quote Hari Buku Nasional 2026 untuk Menatap Tantangan Literasi
2. Susunan Acara Upacara
Contoh susunan acara Harkitnas antara lain:
- Pemimpin upacara memasuki lapangan
- Pembina upacara tiba di tempat
- Penghormatan kepada pembina upacara
- Laporan pemimpin upacara
- Pengibaran bendera Merah Putih
- Mengheningkan cipta
- Pembacaan teks Pancasila
- Pembacaan Pembukaan UUD 1945
- Amanat pembina upacara
- Pembacaan doa
- Penutupan upacara
3. Naskah Sambutan Menteri
Pedoman biasanya menyertakan teks sambutan resmi menteri yang dibacakan oleh pembina upacara. Isi sambutan umumnya membahas:
- sejarah Kebangkitan Nasional,
- perjuangan Budi Utomo,
- semangat persatuan bangsa,
- tantangan Indonesia modern,
- serta ajakan menjaga nasionalisme.
Baca Juga: Kumpulan Link Poster Harkitnas 2026: Dapatkan Desain Gratis, Bangkitkan Semangat!
4. Ketentuan Publikasi dan Dekorasi
Pedoman juga memuat aturan penggunaan:
- banner,
- umbul-umbul,
- backdrop,
- twibbon,
- hingga materi media sosial resmi.
Tujuannya agar identitas visual Harkitnas seragam di seluruh Indonesia.
Contoh Tujuan Peringatan Harkitnas
Hari Kebangkitan Nasional diperingati untuk mengenang lahirnya organisasi Budi Utomo pada 20 Mei 1908 yang menjadi tonggak kebangkitan semangat persatuan dan nasionalisme bangsa Indonesia.
Melalui upacara Harkitnas, pemerintah mengajak masyarakat menumbuhkan:
- semangat gotong royong,
- persatuan nasional,
- optimisme pembangunan,
- dan cinta tanah air.
Siapa yang Mengikuti Upacara?
Upacara Harkitnas biasanya diikuti oleh:
- ASN dan pegawai pemerintah,
- TNI dan Polri,
- pelajar dan mahasiswa,
- pegawai BUMN,
- hingga organisasi masyarakat.
Sekolah dan kantor pemerintah umumnya diwajibkan melaksanakan upacara bendera untuk memperingati Harkitnas.
Demikian informasi mengenai pedoman upacara Hari Kebangkitan Nasional 2026.
Tonton: Samsung Terancam Mogok Kerja! Pemerintah Korea Selatan Turun Tangan Selamatkan Raksasa Chip Dunia
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News