Meningkatkan imunitas hingga pencegah kanker, berikut 12 manfaat brokoli

Senin, 17 Mei 2021 | 21:45 WIB   Penulis: Virdita Ratriani
Meningkatkan imunitas hingga pencegah kanker, berikut 12 manfaat brokoli

KONTAN.CO.ID - Ada banyak manfaat brokoli, mengingat kandungannya vitamin dan mineral di dalamnya. Brokoli adalah sayuran hijau yang masih satu keluarga dengan kembang kol. 

Sayuran ini bisa dikonsumsi dengan cara ditumis, dikusus, direbus, atau diolah menjadi campuran masakan lain seperti sup. Brokoli juga bisa dikonsumsi dengan cara diblender.

Berikut 12 manfaat brokoli sebagaimana dikutip dari Healthline:

1. Kaya vitamin dan mineral

Salah satu keunggulan brokoli adalah kandungan nutrisinya. Sayuran ini sarat dengan beragam vitamin, mineral, serat, dan senyawa bioaktif lainnya.

Dalam setiap 91 gram brokoli mengandung karbohidrat 6 gram, protein 2,6 gram, dan lemak 0,3 gram.

Manfaat sayur brokoli juga terkait kandungan vitamin di dalamnya, seperti vitamin C, vitamin A, vitamin K. Mineral penting dalam brokoli seperti fosfor, selenium, dan kalium.

2. Sumber antioksidan

Kandungan antioksidan yang menjadi manfaat brokoli terbilang cukup tinggi. Antioksidan adalah molekul yang menghambat atau menetralkan kerusakan sel akibat radikal bebas.

Hal ini dapat mengurangi peradangan dan efek perlindungan kesehatan secara keseluruhan. Brokoli memiliki kadar glukoraphanin yang tinggi, senyawa yang diubah menjadi antioksidan kuat yang disebut sulforaphane dalam pencernaan.

Brokoli juga mengandung antioksidan lutein dan zeaxanthin dalam jumlah cukup, yang dapat mencegah stres dan kerusakan sel mata.

Baca Juga: Harus rutin dikonsumsi, ini daftar makanan untuk mencegah kanker

3. Mengurangi peradangan

Manfaat sayur brokoli yakni mengandung berbagai senyawa bioaktif yang telah terbukti mengurangi peradangan di jaringan tubuh.

Kaempferol dan flavonoid dalam brokoli, sudah terbukti menjadi senyawa yang berperan sebagai anti-inflamasi.

Sebuah penelitian kecil pada para perokok juga mengungkapkan bahwa makan brokoli menyebabkan penurunan gejala peradangan yang signifikan.

4. Cegah kanker

Sayuran jenis Cruciferous, seperti brokoli, mengandung berbagai senyawa bioaktif yang dapat mengurangi kerusakan sel yang disebabkan oleh penyakit kronis tertentu.

Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa makan sayuran cruciferous dapat melindungi dari jenis kanker tertentu seperti kanker payudara, prostat, lambung, dan kandung kemih.

Namun demikian, masih diperlukan beberapa penelitian yang menunjukan manfaat brokoli bisa untuk menyembuhkan dan mencegah kanker.

5. Mengontrol gula darah

Manfaat sayur brokoli dapat membantu tubuh mengontrol gula darah yang lebih baik pada penderita diabetes.

Satu penelitian pada manusia menunjukkan penurunan resistensi insulin secara signifikan pada orang dengan diabetes tipe 2 yang mengonsumsi brokoli setiap hari selama satu bulan.

Brokoli juga merupakan sumber serat yang baik. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa asupan serat makanan yang lebih tinggi dikaitkan dengan penurunan gula darah.

Baca Juga: Ini 3 cara sederhana menurunkan berat badan dengan cepat

6. Kesehatan pencernaan

Manfaat sayur brokoli adalah kaya serat dan antioksidan, keduanya dapat mendukung fungsi usus dan pencernaan yang sehat.

Sebuah penelitian pada manusia baru-baru ini menunjukkan bahwa orang yang makan brokoli dapat buang air besar lebih mudah daripada individu yang tidak mengonsumsi brokoli.

7. Kesehatan otak

Beberapa nutrisi dan senyawa bioaktif dalam brokoli dapat memperlambat penurunan fungsi otak dan jaringan saraf.

Sebuah penelitian pada 960 orang dewasa memasuuki masa tua mengungkapkan bahwa satu porsi sayuran hijau tua per hari, seperti brokoli, dapat membantu menahan penurunan fungsi otak akibat penuaan.

8. Kekebalan tubuh

Vitamin C bisa dibilang nutrisi paling penting untuk fungsi kekebalan tubuh, di mana brokoli sarat dengan vitamin tersebut.

Penelitian menunjukkan, vitamin C berperan dalam pencegahan dan pengobatan berbagai penyakit. Asupan harian 100-200 mg vitamin C tampaknya cukup untuk mencegah infeksi penyakit tertentu.

Biasanya, vitamin C dikaitkan dengan jeruk atau stroberi, tetapi manfaat brokoli juga mengandung vitamin C yang tinggi. Dalam setiap 78 gram brokoli yang sudah dimasak, mengandung 84% kebutuhan vitamin C harian.

Baca Juga: 7 Manfaat kol untuk kesehatan yang jarang diketahui

9. Kesehatan gigi dan mulut

Manfaat sayur brokoli yakni mengandung beragam nutrisi, beberapa di antaranya diketahui mendukung kesehatan mulut dan mencegah penyakit gigi.

Brokoli adalah sumber vitamin C dan kalsium yang baik, dua nutrisi yang berhubungan dengan penurunan risiko penyakit periodontal. Kaempferol, flavonoid yang ditemukan di brokoli, juga berperan dalam mencegah periodontitis.

Penelitian tambahan menunjukkan bahwa sulforaphane yang ditemukan dalam brokoli dapat mengurangi risiko kanker mulut.

Beberapa sumber mengklaim bahwa makan brokoli mentah dapat membantu menghilangkan plak dan memutihkan gigi secara manual. Namun, tidak ada data ilmiah yang kuat untuk mendukung hal ini.

10. Kesehatan tulang

Manfaat brokoli diketahui mendukung kesehatan tulang dan dapat mencegah penyakit terkait tulang.

Manfaat sayur brokoli adalah sumber vitamin K dan kalsium yang baik, dua nutrisi penting untuk menjaga kesehatan tulang. Brokoli juga mengandung fosfor, seng dan vitamin A dan C, yang juga diperlukan untuk kesehatan tulang.

Baca Juga: Punya perut buncit, ini penyebab dan cara mengatasinya

11. Baik untuk ibu hamil

Tubuh wanita membutuhkan banyak vitamin, mineral dan protein selama kehamilan untuk mendukung bayi dan ibu. Brokoli adalah sumber vitamin B yang baik, yaitu B9, juga dikenal sebagai folat.

Folat merupakan nutrisi penting untuk perkembangan otak janin dan sumsum tulang belakang. Konsumsi makanan kaya folat secara teratur seperti brokoli dapat membantu memastikan hasil kehamilan yang sehat.

Selain itu, beberapa penelitian menunjukkan bahwa brokoli yang dimakan oleh ibu hamil dapat mendukung perkembangan kognitif bayi yang lebih sehat.

12. Melindungi kulit

Kanker kulit meningkat karena sebagian lapisan ozon rusak dan adanya peningkatan paparan sinar ultraviolet (UV). Penelitian menunjukkan bahwa senyawa bioaktif dalam brokoli dapat melindungi dari kerusakan radiasi UV yang menyebabkan kanker kulit.

Dalam beberapa penelitian pada hewan, pengobatan dengan ekstrak brokoli menghasilkan penurunan pertumbuhan tumor secara signifikan serta mencegah kanker kulit akibat paparan sinar UV.

Selanjutnya: Ini pola makan aman saat Lebaran, yang perlu penderita jantung koroner terapkan

Halaman   1 2 3 Tampilkan Semua
Editor: Virdita Ratriani
Terbaru