Pengguna Instagram Keluhkan Jumlah Followers Turun Drastis, Apa Penyebabnya?

Kamis, 07 Mei 2026 | 11:40 WIB
Pengguna Instagram Keluhkan Jumlah Followers Turun Drastis, Apa Penyebabnya?

ILUSTRASI. INSTAGRAM (Dok./Kontan)


Sumber: Rova  | Editor: Bimo Kresnomurti

KONTAN.CO.ID - Pahami penyebab followers Instagram turun serentak. Belakangan ini banyak pengguna Instagram mengeluhkan jumlah followers yang tiba-tiba turun drastis dalam waktu singkat.

Tidak hanya akun biasa, sejumlah selebritas dan kreator besar dunia juga dilaporkan kehilangan ribuan hingga jutaan pengikut hanya dalam beberapa jam. Kondisi ini memunculkan pertanyaan di kalangan pengguna: apakah Instagram sedang error, akun terkena masalah, atau memang ada aksi tertentu dari Meta?

Fenomena penurunan followers ini ternyata berkaitan dengan langkah terbaru yang dilakukan oleh Meta, induk perusahaan Instagram, Facebook, dan WhatsApp.

Perusahaan disebut sedang melakukan pembersihan besar-besaran terhadap akun palsu, bot, spam, hingga akun tidak aktif demi meningkatkan kualitas platform dan menjaga autentisitas interaksi pengguna.

Baca Juga: Turun Drastis! Menkeu Purbaya Pangkas Insentif Stunting Daerah Jadi Rp 300 Miliar

Followers Instagram Drop, Apa Penyebabnya?

Ada beberapa alasan utama mengapa jumlah followers Instagram bisa turun mendadak, dirangkum dari laman Rova.

1. Meta Menghapus Akun Bot dan Followers Palsu

Penyebab terbesar saat ini adalah aksi purge atau pembersihan akun palsu yang dilakukan Instagram. Meta diketahui menghapus jutaan akun yang dianggap:

  • Bot otomatis
  • Akun spam
  • Akun tidak aktif
  • Akun palsu hasil beli followers
  • Akun impersonasi atau peniru

Dalam laporan terbaru, Meta disebut telah menghapus jutaan akun palsu dan akun spam dalam upaya memperbaiki kualitas platform.

Akibatnya, banyak akun mengalami penurunan followers secara otomatis karena pengikut yang dihapus memang bukan akun aktif atau asli.

2. Akun Tidak Aktif Ikut Dibersihkan

Instagram juga rutin membersihkan akun yang sudah lama tidak digunakan. Jika seseorang:

  • Menonaktifkan akun
  • Menghapus akun
  • Terkena suspend
  • Tidak aktif dalam waktu lama

maka akun tersebut bisa hilang dari daftar followers pengguna lain.

3. Sistem AI Meta Semakin Ketat

Meta kini menggunakan teknologi AI untuk mendeteksi aktivitas tidak autentik. Sistem ini dapat membaca pola:

  • Penambahan followers tidak wajar
  • Aktivitas bot
  • Spam engagement
  • Like dan komentar palsu
  • Aktivitas akun mencurigakan

Meta juga mulai memperketat sistem rekomendasi konten agar akun dengan engagement palsu tidak mudah masuk Explore maupun Reels.

Baca Juga: Layanan Instagram Sempat Down di AS, 10.000 Pengguna Terdampak

Aksi Terbaru Meta yang Sedang Ramai Dibahas

Pada awal Mei 2026, banyak pengguna melaporkan penurunan followers secara massal. Sejumlah akun besar dunia bahkan kehilangan jutaan followers hanya dalam satu hari.

Laporan media internasional menyebut Instagram sedang melakukan pembersihan besar-besaran terhadap akun bot dan akun tidak autentik.

Beberapa nama besar yang disebut terdampak antara lain:

  • Cristiano Ronaldo
  • Kylie Jenner
  • Ariana Grande
  • Selena Gomez

Bahkan akun resmi Instagram sendiri disebut ikut kehilangan jutaan followers akibat pembersihan tersebut.

Apakah Ini Error Instagram?

Sebagian pengguna awalnya mengira penurunan followers merupakan bug atau error sistem. Namun laporan yang muncul secara global menunjukkan fenomena ini terjadi serentak di banyak negara dan pada banyak akun sekaligus.

Diskusi di komunitas pengguna Instagram dan Reddit juga menunjukkan banyak pengguna mengalami hal serupa dalam waktu yang sama.

Karena itu, kondisi ini lebih banyak dikaitkan dengan aksi pembersihan akun oleh Meta dibanding sekadar gangguan aplikasi biasa.

Baca Juga: Harga iPhone 13 di 2026 Turun Drastis, Masih Worth It untuk Banyak Keperluan

Dampaknya bagi Pengguna dan Kreator

1. Jumlah Followers Bisa Turun

Akun yang sebelumnya memiliki banyak followers palsu atau akun tidak aktif biasanya mengalami penurunan paling besar.

2. Engagement Justru Bisa Membaik

Meski jumlah followers turun, tingkat engagement kadang justru meningkat. Hal ini karena:

  • Followers palsu tidak benar-benar berinteraksi
  • Rasio engagement menjadi lebih sehat
  • Audiens yang tersisa lebih autentik

3. Influencer dan Brand Lebih Fokus ke Engagement Asli

Aksi Meta ini juga membuat brand dan pengiklan semakin memperhatikan kualitas audiens dibanding sekadar jumlah followers.

Apakah Followers Bisa Kembali?

Jika followers yang hilang memang akun bot, spam, atau akun yang dihapus Instagram, maka biasanya tidak akan kembali.

Namun jika penurunan disebabkan bug sementara atau kesalahan sistem, jumlah followers kadang dapat pulih kembali setelah beberapa waktu. Meski begitu, untuk kasus pembersihan massal seperti sekarang, sebagian besar penurunan dianggap permanen.

Tonton: Pengusaha Siap Dukung Substitusi LPG Jadi CNG 3 kg, Tapi Minta Konsistensi Kebijakan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Terbaru