KONTAN.CO.ID - Simak Tema Hari Perempuan Internasional 2026 yang dirayakan setiap tanggal 8 Maret di seluruh dunia. Peringatan ini menjadi momen untuk menghormati pencapaian sosial, ekonomi, budaya, dan politik perempuan, sekaligus menyerukan percepatan kesetaraan gender.
Pada tahun 2026, yang menandai 115 tahun peringatan IWD sejak pertama kali digelar pada 1911, tema resmi yang diusung oleh situs resmi internationalwomensday.com adalah "Give To Gain" (Memberi untuk Mendapatkan).
Tema ini mengajak semua pihak individu, organisasi, komunitas, dan pemerintah untuk mengadopsi pola pikir kemurahan hati dan kolaborasi.
Simak penjelasan mengenai kampanye Hari Perempuan Internasional 2026.
Baca Juga: Tema Peringatan HUT ke-65 Kostrad 2026: Ini Sejarah dan Perannya
Apa Arti "Give To Gain"?
Melansir laman resmi IWD 2026, "Give To Gain" menekankan kekuatan resiprokal (timbal balik) dalam memajukan kesetaraan gender. Arti memberi bukan berarti kehilangan, melainkan investasi bersama yang menguntungkan semua.
Contoh bentuk pemberian yang disebutkan meliputi:
- Donasi dan pendanaan untuk organisasi yang mendukung perempuan.
- Pengetahuan, mentoring, pelatihan, dan kesempatan karir.
- Visibilitas dan pengakuan atas pencapaian perempuan.
- Waktu, advokasi, serta tantangan terhadap stereotip, bias, dan diskriminasi.
- Sumber daya, akses, perlindungan, keadilan, dan kesetaraan upah.
Ketika perempuan berkembang dan maju, masyarakat secara keseluruhan ikut naik (When women thrive, we all rise).
Tema ini mendorong agar Hari Perempuan Internasional menjadi salah satu hari pemberian terbesar dalam setahun melalui IWD Giving, menggalang dana, mengundang pembicara dari organisasi nirlaba, memamerkan dampak, dan mendukung inisiatif yang memajukan perempuan dan anak perempuan.
Baca Juga: Apa Arti Marhaban Ya Ramadan? Pahami Makna Sejati Sambut Bulan Suci
Cara Terlibat dalam Tema "Give To Gain"
Kampanye ini inklusif dan fleksibel, sesuai konteks masing-masing kelompok:
- Individu: Tantang bias sehari-hari, rayakan kesuksesan perempuan, bagikan pengetahuan, atau berikan dukungan emosional.
- Organisasi/Perusahaan: Integrasikan penggalangan dana di acara IWD, sponsor program mentoring, atau ciptakan kebijakan inklusif.
- Komunitas: Adakan acara dengan elemen fundraising, undang pembicara perempuan, atau dukung nonprofit lokal.
- Aksi Simbolis: Lakukan Give To Gain pose (tangan terbuka seperti memberi dan menerima, atau satu tangan di hati dan satu lagi terulur) untuk menunjukkan solidaritas, lalu bagikan di media sosial dengan #GiveToGain, #IWD2026, dan #IWDgiving.
Baca Juga: Ini 25 Ucapan Selamat Isra Miraj Bahasa Arab dengan Nuansa Islami
Situs resmi juga mendorong organisasi nirlaba untuk submit konten agar dipromosikan gratis, sehingga IWD menjadi momentum besar untuk giving days.
PBB dan UN Women menggunakan tema observasi sendiri: "Rights. Justice. Action. For ALL Women and Girls", yang fokus pada penghapusan hambatan hukum, norma sosial berbahaya, dan penegakan hak serta keadilan bagi semua perempuan dan anak perempuan.
Kedua tema saling melengkapi—satu menekankan aksi kolektif melalui pemberian, yang lain pada tuntutan hak dan keadilan struktural.
Di Indonesia, peringatan Hari Perempuan Internasional sering digabung dengan semangat emansipasi perempuan nasional (dari R.A. Kartini), dengan berbagai acara seminar, diskusi, pameran, dan aksi advokasi kesetaraan gender, kekerasan terhadap perempuan, serta pemberdayaan ekonomi.
Tonton: Resmi! Pemerintah Cairkan THR ASN 2026 Rp55 Triliun, Cair Mulai 26 Februari
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News