KONTAN.CO.ID - Momen Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah yang jatuh pada hari ini, Rabu (27/5), identik dengan melimpahnya stok daging kurban, baik sapi maupun kambing.
Namun, mengolah daging merah sering kali menjadi tantangan tersendiri bagi masyarakat karena jika salah teknik, hasil masakan bisa menjadi keras dan sulit dikunyah.
Sebagian besar orang biasanya memilih metode slow cooking atau menggunakan api kecil dalam durasi lama untuk mendapatkan tekstur yang lembut.
Baca Juga: Hasil TKA SD-SMP: DKHTKA Jadi Acuan Utama Sekolah, Apa Itu?
Meski efektif, teknik ini berisiko membuat pengeluaran untuk bahan bakar gas membengkak karena kompor menyala terus-menerus. Padahal, terdapat cara yang lebih ekonomis dengan memanfaatkan bahan dapur sederhana.
Dilansir dari situs Provinsi Sumatera Barat, kelezatan hasil olahan juga sangat bergantung pada cara penanganan awal.
Penting untuk tidak merendam atau mencuci daging terlalu lama karena dapat menghilangkan kandungan gizi serta mengubah warna daging menjadi pucat.
Selain itu, teknik memotong daging wajib dilakukan secara melintang atau berlawanan arah dengan serat agar daging tidak menempel dan cepat empuk saat proses pematangan.
Mengutip informasi dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali, berikut adalah daftar bahan alami dan panduan teknis menggunakannya untuk membuat daging lebih empuk:
Daun Pepaya
Daun ini mengandung enzim papain yang berfungsi menguraikan protein di dalam serat daging. Langkah-langkah penggunaannya:
- Bersihkan daun pepaya lalu remas-remas.
- Bungkus daging yang akan diolah menggunakan remasan daun tersebut.
- Diamkan selama kurang lebih 10-30 menit.
- Cuci daging hingga bersih sebelum dimasak untuk menghilangkan sisa rasa pahit.
Jahe
Rimpang ini mengandung enzim proteolitik yang mampu menguraikan ikatan protein sekaligus menambah aroma masakan. Cara penggunaannya:
- Bersihkan dan parut jahe secukupnya.
- Lumuri daging yang sudah bersih dengan parutan jahe tersebut.
- Diamkan selama 30 menit.
- Cuci kembali daging sebelum dimasak untuk mengurangi rasa pedas yang menyengat dari jahe.
Buah Nanas
Nanas memiliki enzim bromelin yang sudah lama dikenal efektif sebagai pengempuk daging alami. Prosedur pemakaiannya:
- Kupas buah nanas, cuci, lalu parut hingga halus.
- Lumuri daging bersih dengan parutan nanas tersebut secara merata.
- Diamkan selama 10-30 menit sebelum dimasak.
- Anda bisa memasak daging bersamaan dengan parutan nanas tersebut untuk memperkuat rasa.
Tonton: Prabowo Bongkar Dugaan Manipulasi Ekspor CPO Negara Disebut Kehilangan Devisa Triliunan
Tomat
Selain membuat tekstur tidak alot, tomat memberikan cita rasa segar pada masakan seperti sup atau saus daging. Cara pakainya:
- Lumatkan atau buat jus tomat sesuai kebutuhan.
- Masak daging secara langsung bersama dengan jus tomat tersebut hingga matang.
Jeruk Lemon
Kandungan asam pada lemon dapat melunakkan serat daging sekaligus memberikan aroma segar. Langkah-langkahnya:
- Peras jeruk lemon hingga mendapatkan airnya.
- Balurkan air perasan tersebut pada daging yang sudah dibersihkan.
- Diamkan selama 30 menit atau simpan di dalam kulkas selama beberapa jam.
- Masak daging tersebut atau cuci terlebih dahulu jika ingin mengurangi rasa asam yang terlalu kuat.
Dengan menerapkan langkah-langkah di atas, Anda dapat menyajikan hidangan spesial Idul Adha yang lezat tanpa perlu khawatir daging menjadi alot.
Penggunaan bahan alami ini juga menjadi solusi cerdas untuk menghemat biaya operasional dapur Anda di rumah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News