6 Manfaat Dark Chocolate, Kecantikan Kulit dan Rambut

Minggu, 24 April 2022 | 13:10 WIB

Reporter: Ana Risma  | Editor: Ana Risma

4. Menyembuhkan kulit dengan lebih cepat

Siapa sangka bahwa mengonsumsi dark chocolate dapat membantu menyembuhkan kulit dari berbagai permasalahan dengan lebih cepat.

Kaya akan mineral dan nutrisi yang menyembuhkan, dark chocolate tidak hanya mampu membuat kulit terlihat halus dan awet muda tetapi juga bisa mengurangi tampilan bekas jerawat dan noda.

Nutrisi seperti zat besi, zinc, dan tembaga yang ditemukan dalam dark chocolate mampu bekerja sangat baik untuk mendorong pertumbuhan sel yang pada gilirannya dapat membantu meremajakan kulit.

5. Membantu meningkatkan volume rambut

Tak hanya bermanfaat untuk kulit, dark chocolate juga memiliki beberapa manfaat yang sangat menakjubkan bagi rambut salah satunya meningkatkan volume rambut. Dengan adanya nutrisi penting seperti tembaga, zinc, dan zat besi, dark chocolate dapat membantu meningkatkan pertumbuhan sel serta meningkatkan sirkulasi darah.

Adapun peningkatan sirkulasi darah di area kulit kepala akan merangsang folikel rambut yang tidak aktif dan menghidupkannya kembali. Proses inilah yang pada akhirnya mampu membantu meningkatkan volume rambut dan membuatnya tampak lebih penuh.

6. Mencegah infeksi kulit kepala

Manfaat terakhir dari makan dark chocolate dalam daftar kali ini adalah membantu mencegah infeksi kulit kepala.

Dengan sifat antioksidan dan anti-inflamasi yang dimiliki dark chocolate, mengonsumsinya dengan rutin akan membantu mencegah infeksi pada kulit kepala. Saat kulit kepala Anda terjaga kesehatannya dan terbebas dari infeksi, rambut Anda pun akan lebih sedikit mengalami kerusakan atau kerontokan.

Itulah 6 manfaat mengonsumsi dark chocolate bagi kecantikan kulit dan rambut. Apabila Anda tertarik untuk mulai mengonsumsi dark chocolate, para ahli merekomendasikan jumlah maksimum dark chocolate yang bisa Anda makan dalam sehari adalah 30-60gr. Jadi, pastikan untuk tidak mengonsumsi dark chocolate melebihi jumlah tersebut karena akan meningkatkan asupan kalori dan bisa menyebabkan kantuk, gugup, berkeringat, hingga detak jantung lebih cepat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Terbaru