​Cara Membuat Pupuk Organik Cair dengan Bahan Sampah Makanan di Rumah

Jumat, 04 Maret 2022 | 15:16 WIB   Penulis: Virdita Ratriani
​Cara Membuat Pupuk Organik Cair dengan Bahan Sampah Makanan di Rumah

ILUSTRASI. Cara membuat pupuk organik cair dari limbah rumah tangga.


TIPS & TRIK - Cara membuat pupuk organik cair ternyata bisa dilakukan dengan mudah menggunakan sampah makanan yang ada di rumah. 

Pupuk organik cair adalah pupuk yang berasal dari dari berbagai jenis tanaman, buah-buahan, dan kotoran hewan yang difermentasi, serta dinilai memiliki kandungan unsur hara yang lebih, sehingga dapat dimanfaatkan kembali. 

Di rumah, biasanya ada sampah yang berasal dari sisa-sisa kebutuhan keluarga yang sudah tidak terpakai. 

Padahal sampah-sampah tersebut jika dikelola dengan baik masih dapat dimanfaatkan menjadi pupuk organik cair. Lantas, bagaimana cara membuat pupuk organik cair? 

Baca Juga: Ini 5 Tips untuk Mencegah Penyakit Busuk Akar pada Tanaman

Bahan untuk membuat pupuk organik cair

Berikut adalah bahan untuk membuat pupuk organik cair yang harus disiapkan: 

  • Penyangga plastik, untuk menyangga lempengan plastik
  • Ember bekas cat berukuran 25 liter dengan tutupnya
  • Lempengan plastik, untuk saringan
  • Kran plastik atau selang plastik kecil
  • Solder atau paku yang dipanaskan

Ember plastik bekas cat tembok dan saringan yang disiapkan prinsipnya bisa seperti dandang. Yakni, ember plastik tersebut dapat menopang saringan di dalamnya. 

Baca Juga: Awal Tahun 2022, Pupuk Indonesia Telah Salurkan 1 Juta Ton Pupuk

Cara membuat pupuk organik cair

Dirangkum dari laman Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian, berikut cara membuat pupuk organik cair:

  • Pisahkan sampah organik baik yang terurai seperti sisa sayuran, makanan, buah-buahan dan sampah non organik tidak dapat terurai seperti botol, kaca, dan plastik. 
  • Setelah terpisah dan mendapatkan sampah organik kemudian sampah organik  dipotong-potongdicacah menjadi ukuran yang lebih kecil dengan ukuran sekitar 1-2 cm.
  • Masukkan penyangga saringan dalam ember, kemudian saringan.
  • Lubangi ember pada bagian bawah, sekitar 1-2 cm dari dasar ember, untuk memasang kran atau selang plastik sebagai lubang pengeluaran cairan lindi yang dihasilkan dari proses pengomposan.
  • Lubangi lempengan plastik menggunakan solder atau paku yang dipanaskan (akan berfungsi sebagai saringan).
  • Pasang kran atau selang pada lubang tersebut. Nah, ember atau disebut juga komposter tersebut siap diisi sampah dapur.
  • Penambahan sampah dapat dilakukan sampai komposter penuh.
  • Tutup rapat komposter.
  • Masukkan sampah organik yang telah dipotong kecil kedalam komposter.
  • Semprot sampah organik dengan bioaktivator (bisa menggunakan EM4) sampai rata.
  • Lakukan penyemprotan setiap kali memasukkan sampah dan tutup rapat kembali komposter.
  • Diamkan selama + 14 hari agar terjadi proses pengomposan.
  • Dari proses tersebut akan diperoleh dua produk yang bermanfaat, yaitu pupuk organik cair susulan (POCS) dan pupuk padat (kompos). 
  • Pupuk cair dikeluarkan melalui kran bagian bawah komposter dan dapat langsung dimanfaatkan sebagai pupuk tanaman dengan menyiramkan pada tanah di sekitar tanaman, bukan pada  batang tanaman,  sedangkan  pupuk padat  (kompos)  yang  diperoleh  perlu dikering anginkan dahulu sebelum digunakan.

Nah, itulah cara membuat pupuk organik cair yang bisa dilakukan di rumah. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Halaman   1 2 Tampilkan Semua
Editor: Virdita Ratriani

Terbaru