Cara mengenali anak-anak yang positif Covid-19, cermati gejala berikut

Senin, 28 Juni 2021 | 11:10 WIB Sumber: Sonora.id
Cara mengenali anak-anak yang positif Covid-19, cermati gejala berikut


KONTAN.CO.ID - Jakarta. Orang tua perlu mengenali gejala Covid-19 pada anak-anak. Pasalnya, kasus positif Covid-19 pada anak-anak semakin banyak.

Mengenali gejala Covid-19 pada anak-anak bisa mempercepat terapi penyembuhan terhadap infeksi virus corona. Selain itu, memahami gejala Covid-19 pada anak-anak juga mencegah penularan yang lebih luas karena anak-anak sering kali bermain tanpa jaga jarak.

Banyaknya anak yang terinfeksi virus corona pada akhir-akhir ini membuat orang tua wajib memperketat pengawasan dan menerapkan protokol kesehatan. Bahkan tidak sedikit anak yang mengalami gejala Covid-19 yang cukup parah hingga harus menjalani perawatan intensif.

Melansir data Satgas Covid-19, hingga Minggu (27/6) ada tambahan 21.342 kasus baru yang terinfeksi corona di Indonesia. Sehingga total menjadi 2.115.304 kasus positif Corona.

Sementara itu, jumlah yang sembuh dari kasus Corona bertambah 8.024 orang sehingga menjadi sebanyak 1.850,481 orang. Sedangkan jumlah orang yang meninggal akibat virus Corona di Indonesia bertambah 409 orang menjadi sebanyak 57.138 orang.

Baca juga: Kapan sebaiknya tes Covid-19 dengan antigen dan PCR? Ini kata dokter

Berdasarkan data dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), anak-anak rentang usia 0-5 tahun menyumbang 2,8 persen kasus, sedangkan usia 6-18 tahun angka kasus Covid-19 mencapai 9 persen. Kondisi ini semakin buruk dengan tingginya jumlah kematian anak yang terkait Covid-19.

Gejala Covid-19 anak-anak

Sementara itu, gejala COVID-19 pada anak mirip dengan gejala yang dialami oleh kebanyakan orang dewasa. Akan tetapi, gejala COVID-19 paling umum yang dirasakan oleh anak terinfeksi COVID-19 adalah demam dan batuk.

Namun, anak juga bisa mengalami sejumlah gejala COVID-19 berikut ini:

  •  Demam atau meriang
  •  Batuk
  •  Hidung tersumbat atau pilek
  •  Kehilangan indra penciuman
  •  Sakit tenggorokan
  •  Sesak napas atau kesulitan bernapas
  •  Diare
  •  Mual atau muntah
  •  Sakit perut
  •  Kelelahan
  •  Sakit kepala
  •  Nyeri otot atau tubuh
  •  Hilangnya nafsu makan, terutama pada bayi berusia di bawah satu tahun.

Editor: Adi Wikanto

Terbaru