KONTAN.CO.ID - Masyarakat Indonesia bisa memanfaatkan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Puskesmas. Program pemerintah ini ditujukan untuk seluruh kelompok usia, dengan jenis pemeriksaan yang disesuaikan berdasarkan umur dan faktor risiko.
Pada 2026, CKG tidak hanya berfokus pada skrining, tetapi juga tindak lanjut apabila ditemukan masalah kesehatan.
Pemeriksaan CKG dapat dilakukan gratis atau Rp0 untuk layanan yang termasuk dalam program. Kementerian Kesehatan menyebut layanan ini tersedia di lebih dari 10.000 Puskesmas, sekolah, dan komunitas.
Baca Juga: Penyebab Tidak Bisa Login Mobile JKN dan Cara Mengatasinya
Apa Saja yang Diperiksa Gratis di Puskesmas?
Melansir JDIH Puskesmas, jenis pemeriksaan berbeda berdasarkan kelompok usia. Secara umum, pemeriksaan dapat meliputi:
- Tekanan darah
- Gula darah
- Status gizi dan berat badan
- Tinggi badan
- Indeks massa tubuh (IMT)
- Mata dan penglihatan
- Telinga dan pendengaran
- Gigi dan mulut
- Kesehatan jiwa
- Skrining tuberkulosis (TB)
- Kebiasaan merokok
- Pemeriksaan fungsi ginjal
- Pemeriksaan kesehatan hati
- Pemeriksaan risiko penyakit jantung dan stroke
- Pemeriksaan kanker tertentu sesuai usia dan jenis kelamin
Jenis pemeriksaan yang tersedia tetap disesuaikan dengan kelompok umur dan ketersediaan layanan di Puskesmas.
Baca Juga: Kenapa Status BPJS Kesehatan Tidak Aktif di Awal Bulan? Cek Sederet Penyebabnya
Pemeriksaan Gratis untuk Dewasa Usia 18–29 Tahun
Untuk kelompok dewasa muda, pemeriksaan CKG antara lain mencakup:
- Tekanan darah
- Gula darah
- Status gizi
- Mata
- Telinga
- Gigi dan mulut
- Kesehatan jiwa
- Kebiasaan merokok
- Skrining TB
- Kebugaran
- Pemeriksaan hepatitis B dan C untuk kelompok berisiko.
Pemeriksaan tersebut bertujuan mendeteksi lebih awal berbagai faktor risiko sebelum berkembang menjadi penyakit.
Pemeriksaan Gratis Usia 30 Tahun ke Atas
Pada kelompok usia 30 tahun ke atas, pemeriksaan kesehatan menjadi lebih luas. Selain pemeriksaan dasar, perempuan usia 30–69 tahun juga mendapatkan skrining untuk kanker payudara dan kanker leher rahim sesuai ketentuan program.
Pemeriksaan Gratis Usia 40 Tahun ke Atas
Untuk masyarakat berusia 40 tahun ke atas, CKG juga mencakup pemeriksaan atau penilaian terhadap risiko:
- Penyakit jantung
- Stroke
- Penyakit paru obstruktif kronis (PPOK)
- Penyakit ginjal
Untuk kelompok tertentu, tersedia pula skrining kanker paru dan kanker usus besar sesuai kriteria usia dan jenis kelamin.
Baca Juga: Maksimal 28 Hari, Ini Syarat & Cara Daftar BPJS Kesehatan Bayi Baru Lahir 2026
Bagaimana dengan Anak?
Untuk balita dan anak prasekolah, pemeriksaan dapat meliputi pertumbuhan dan perkembangan, TB, pendengaran, penglihatan, gigi, serta deteksi kondisi tertentu seperti talasemia dan diabetes sesuai usia.
Sementara itu, anak usia 7–17 tahun mendapatkan pemeriksaan melalui program CKG sekolah pada tahun ajaran baru.
Pemeriksaan Gratis untuk Lansia
Masyarakat berusia 60 tahun ke atas juga dapat mengikuti CKG. Selain pemeriksaan kesehatan umum, kelompok lansia mendapatkan tambahan skrining yang berkaitan dengan kondisi geriatri atau kesehatan usia lanjut.
Baca Juga: Cara Pindah BPJS Mandiri ke PBI 2026: Syarat Dokumen dan Prosedur Terbaru
Cara Daftar Cek Kesehatan Gratis di Puskesmas
Pendaftaran CKG dapat dilakukan melalui beberapa cara. Cara yang paling praktis adalah menggunakan aplikasi SATUSEHAT Mobile.
- Buka dan login ke SATUSEHAT Mobile.
- Pilih menu Fitur.
- Pilih Pendaftaran.
- Lengkapi identitas diri.
- Pilih jadwal pemeriksaan.
- Masukkan nomor WhatsApp aktif.
- Pilih Puskesmas tujuan.
- Periksa kembali data dan jadwal.
- Simpan pendaftaran hingga mendapatkan tiket pemeriksaan.
- Isi skrining kesehatan sebelum datang ke Puskesmas.
- Datang sesuai jadwal yang dipilih.
Masyarakat juga dapat melakukan pendaftaran melalui WhatsApp resmi Kemenkes atau datang langsung ke Puskesmas dengan membawa KTP/KK.
Ketentuan CKG 2026 telah diperbarui sehingga pendaftaran dapat dilakukan melalui skema CKG Umum. Masyarakat dapat memilih jadwal melalui SATUSEHAT Mobile sesuai ketersediaan layanan.
Baca Juga: Cara Ubah Kelas Rawat Inap BPJS Kesehatan 2026: Syarat dan Prosedur Terbaru
Apakah CKG Benar-Benar Gratis?
Pemeriksaan yang termasuk dalam paket CKG diberikan tanpa biaya. Kemenkes juga menyatakan bahwa pada 2026 program tidak berhenti pada pemeriksaan. Jika ditemukan masalah kesehatan tertentu, pemerintah memberikan tindak lanjut sesuai ketentuan, termasuk penanganan awal.
Mulai Agustus 2026, Kemenkes juga memperkuat tindak lanjut terhadap tiga faktor risiko utama, yaitu hipertensi, gula darah tinggi, dan kolesterol tinggi.
Namun, bukan berarti semua jenis pemeriksaan di Puskesmas otomatis gratis. Pemeriksaan tambahan di luar cakupan CKG dapat memiliki ketentuan pembiayaan tersendiri.
Bagi masyarakat yang ingin melakukan pemeriksaan kesehatan dasar tanpa biaya, Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Puskesmas dapat menjadi pilihan.
Baca Juga: Cara Mengaktifkan Kembali BPJS Kesehatan PBI 2026, Simak Prosedur dan Syaratnya
Pemeriksaannya tidak hanya berupa cek tekanan darah dan gula darah, tetapi dapat mencakup mata, telinga, gigi, kesehatan jiwa, gizi, TB, fungsi ginjal, risiko jantung dan stroke, hingga skrining kanker tertentu sesuai kelompok usia.
Sebelum datang, sebaiknya daftar melalui SATUSEHAT Mobile untuk mendapatkan jadwal dan lokasi Puskesmas. Pemeriksaan CKG dapat dimanfaatkan maksimal satu kali dalam setahun sesuai ketentuan program.
Anda juga bisa menanyakan layanan melalui pesan WhatsApp resmi Kemenkes RI di nomor 0811 10 500 567.
Tonton: Data PHK Dipertanyakan: 43 Juta Pekerja Formal Berpotensi Tak Tercatat
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News