Tanpa bahan kimia, inilah obat alami untuk mengatasi diare

Rabu, 24 Februari 2021 | 20:10 WIB Sumber: Kompas.com
Tanpa bahan kimia, inilah obat alami untuk mengatasi diare

KONTAN.CO.ID - Jakarta. Obat diare tidak hanya bisa didapatkan di apotik. Beberapa bahan alami bisa menjadi obat diare yang minim efek samping.

Rasa tak aman jauh-jauh dari kamar mandi adalah salah satu pengalaman yang akrab dengan penderita diare. Gangguan pencernaan ini tak jarang menuntut penderitanya untuk bolak-balik ke kamar mandi beberapa kali sehari. Selain sakit perut, diare juga bisa menyebabkan penderitanya merasa lemas dan mual.

Dilansir dari WebMD, banyak hal bisa jadi penyebab diare, antara lain:

  • Infeksi virus, bakteri, atau parasit
  • Efek samping obat tertentu
  • Makan makanan terlalu pedas, asam, terlalu banyak kafein, dll.
  • Penyakit gangguan pencernaan

Diare terkait penyakit celiac, sindrom iritasi usus besar, penyakit crohn, atau kolitis ulserativa baru bisa sembuh setelah masalah kesehatan teratasi. Sedangkan untuk penyakit diare biasa, buang air besar encer ini butuh waktu pampat dalam waktu satu sampai dua hari.

Baca juga: Deretan obat sakit kepala tanpa bahan kimia

Bagi kalian yang sedang bergelut dengan gangguan pencernaan ini, berikut beberapa obat diare alami minim efek samping yang bisa didapatkan dari bahan rumahan:

1. Banyak minum air putih untuk obat diare

Saat konsultasi ke dokter, banyak pasien diare yang disarankan untuk minum, minum, dan minum. Ya, banyak minum cairan adalah salah satu obat diare alami yang paling mujarab.

Melansir Live Strong, jenis minuman terbaik saat diare adalah air putih. Minum larutan elektrolit yang dijual di pasaran justru terkadang banyak mengandung gula. Hal itu, bisa membuat diare semakin parah.

Selain itu, sebaiknya hindari dulu minuman berkafein seperti teh dan kopi, alkohol, minuman bersoda, dan alkohol saat sedang diare. Memang, hidrasi atau minum tidak bisa menyingkirkan kuman yang bersarang di saluran pencernaan biang diare. Tapi, banyak minum air putih bisa mencegah komplikasi diare berupa dehidrasi yang bisa berdampak fatal.

Editor: Adi Wikanto
Terbaru