KONTAN.CO.ID - Pekerja yang pindah ke perusahaan baru wajib memastikan saldo Jaminan Hari Tua (JHT) dari tempat lama tergabung ke akun baru agar tidak tercecer.
Proses pindah data atau amalgamasi ini kini dapat dilakukan secara mandiri untuk menjamin keberlanjutan manfaat perlindungan sosial.
Melansir informasi dari situs resmi bpjsketenagakerjaan.go.id, penggabungan saldo ini memastikan seluruh dana JHT terkumpul dalam satu kesatuan untuk memudahkan proses klaim di masa depan.
Baca Juga: Cara Pindah Kelas BPJS Kesehatan Online 2026 Lewat Mobile JKN
Syarat Pindah Data BPJS Ketenagakerjaan
Siapkan dokumen dan persyaratan berikut sebelum memulai proses:
- Kartu Peserta Jamsostek (KPJ) dari perusahaan lama.
- KTP asli yang sudah terekam secara elektronik.
- Kepesertaan di perusahaan lama sudah berstatus non-aktif.
- Sudah terdaftar sebagai karyawan aktif di perusahaan baru dan iuran pertama telah dibayarkan.
- Memiliki aplikasi Jamsostek Mobile (JMO) versi terbaru 2026.
- Paklaring atau surat keterangan kerja dari perusahaan lama sebagai pendukung.
Langkah Gabung Saldo JHT Lewat Aplikasi JMO
Berdasarkan panduan dari BPJS Ketenagakerjaan, berikut adalah prosedur singkatnya:
- Login Aplikasi JMO
Masuk ke aplikasi Jamsostek Mobile (JMO) menggunakan email dan kata sandi Anda.
- Pengkinian Data
Klik menu "Pengkinian Data" pada halaman utama untuk memverifikasi kesesuaian data profil.
- Cek Riwayat Kepesertaan
Masuk ke menu profil dan pilih "Cek Riwayat Kepesertaan" untuk melihat daftar nomor KPJ lama.
- Proses Amalgamasi
Pilih nomor kepesertaan yang ingin digabungkan dan ajukan permohonan penggabungan saldo melalui fitur yang tersedia.
Tonton: AS Tutup Pusat Misi Gaza, Sinyal Rencana Trump Kian Melemah
- Verifikasi Biometrik
Lakukan foto wajah sesuai instruksi aplikasi untuk validasi keamanan identitas.
- Konfirmasi Selesai
Tunggu sistem memproses penggabungan. Pantau status saldo secara berkala melalui menu riwayat di aplikasi JMO.
Segera lakukan pindah data ini setelah aktif di perusahaan baru untuk menghindari kendala administrasi di masa mendatang. Pastikan data KTP sudah sinkron agar proses penggabungan saldo berjalan lancar tanpa harus ke kantor cabang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News