Catat Password di Notes Tidak Aman? Ini Tips untuk Simpan Kata Sandi

Sabtu, 24 Januari 2026 | 14:20 WIB
Catat Password di Notes Tidak Aman? Ini Tips untuk Simpan Kata Sandi

ILUSTRASI. Keamanan perangkat. (Shutterstock/CHAjAMP)


Sumber: Akati Sec  | Editor: Bimo Kresnomurti

KONTAN.CO.ID -  Di era digital saat ini, kata sandi menjadi kunci utama untuk melindungi berbagai akun pribadi. Pengguna tentu menggunakan kata sandi mulai dari email, media sosial, hingga layanan perbankan dan keuangan.

Sayangnya, masih banyak orang yang memilih cara praktis dengan menyimpan password di aplikasi catatan bawaan ponsel, seperti Apple Notes, Google Keep, atau Samsung Notes. Meski terlihat mudah dan cepat, kebiasaan ini menyimpan risiko keamanan yang sangat besar.

Melansir laman Akati Security, para ahli keamanan siber menegaskan bahwa aplikasi notes tidak dirancang untuk menyimpan data sensitif.

Baca Juga: Ingin Saldo JHT Aman? Ini Cara Buka Blokir Akun JMO Setelah Salah Password 3 Kali

Jika ponsel hilang, dipinjam orang lain, atau diretas melalui sinkronisasi cloud, seluruh informasi penting dapat dengan mudah diakses.

Bahkan notes yang sudah dikunci tetap berbahaya, karena biasanya dapat dibuka menggunakan password perangkat yang sama, terutama saat seseorang mengetahui kode ponsel Anda atau mendapat akses melalui modus penipuan dan remote access.

Selain itu, sinkronisasi notes ke layanan cloud seperti iCloud atau Google Drive membuka peluang kebocoran data akibat serangan siber atau kesalahan berbagi yang tidak disengaja.

Baca Juga: Cara Akses e-Kinerja BKN untuk ASN dan Panduan saat Lupa Password

Dalam beberapa kasus, pencurian identitas justru bermula dari catatan sederhana berisi username dan password yang tidak dilindungi enkripsi khusus atau autentikasi dua faktor.

Risiko juga meningkat ketika ponsel diperbaiki, karena teknisi yang tidak bertanggung jawab berpotensi mengakses isi catatan tanpa sepengetahuan pemilik.

Melihat meningkatnya ancaman siber, terutama memasuki tahun 2026, menyimpan password di notes bukan lagi sekadar kebiasaan buruk, melainkan celah keamanan serius yang bisa berujung pada kerugian finansial dan pelanggaran privasi.

Baca Juga: Lupa Password Laptop? Pahami Fungsi dan Cara Buat Password Hint

Mengapa Aplikasi Notes Tidak Aman untuk Password?

Melansir dari Akati Security, beberapa aplikasi catatan menyediakan fitur penguncian, tingkat keamanannya tetap terbatas. Aksesnya sering kali terlalu mudah bagi orang terdekat yang meminjam ponsel, karena kunci notes biasanya terhubung langsung dengan sistem keamanan perangkat.

Selain itu, notes tidak memiliki perlindungan tambahan seperti enkripsi end-to-end khusus password atau autentikasi dua faktor (2FA).

Berbeda dengan aplikasi keamanan khusus, notes tidak dirancang untuk menghadapi serangan phishing, malware, atau pencurian identitas yang semakin canggih. Karena itu, para pakar keamanan menyarankan untuk menghindari penggunaan aplikasi notes sebagai tempat penyimpanan kata sandi.

Baca Juga: Google Suruh Ganti Password Gmail untuk 2,5 Miliar Akun, Ini Cara Mengubahnya

Tips Mengelola Kata Sandi dengan Aman

Untuk menjaga keamanan akun digital, langkah pertama yang disarankan adalah menggunakan password manager khusus, seperti Bitwarden, LastPass, atau fitur Passwords bawaan Apple (bukan aplikasi notes).

Password manager mengenkripsi seluruh kata sandi dengan satu master password, sehingga data tetap aman meski perangkat hilang atau dicuri.

Beberapa praktik penting yang perlu diterapkan antara lain:

  • Gunakan password yang kuat dengan minimal 12 karakter, kombinasi huruf besar, huruf kecil, angka, dan simbol.
  • Hindari pola umum atau mudah ditebak seperti nama, tanggal lahir, atau “Password123”.
  • Aktifkan autentikasi dua faktor (2FA) di setiap akun penting untuk lapisan keamanan tambahan.
  • Gunakan password yang berbeda untuk setiap akun agar satu kebocoran tidak berdampak luas.

Artikel ini menyoroti risiko besar menyimpan kata sandi akun digital di aplikasi catatan bawaan ponsel seperti Apple Notes, Google Keep, atau Samsung Notes. 

Tonton: BI Bawa QRIS ke China dan Korea Selatan pada Q1 2026

Selanjutnya: Panduan Cara Mudah Daftar QRIS ShopeePay untuk Tarik Lebih Banyak Pelanggan

Menarik Dibaca: 9 Manfaat Rutin Makan Buah Pepaya bagi Kesehatan Tubuh

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tag

Terbaru