Minum Kopi Bisa Bikin Berat Badan Turun, Ini Caranya

Senin, 14 Maret 2022 | 04:30 WIB Sumber: Kompas.com
Minum Kopi Bisa Bikin Berat Badan Turun, Ini Caranya


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Ada fakta yang mengejutkan mengenai kopi. Selama ini, banyak yang beranggapan, minum kopi tidak sehat. Akan tetapi faktanya, minum kopi memiliki beberapa manfaat bagi kesehatan dan dapat membantu menurunkan berat badan berlebih. 

Mengutip Everyday Health, kopi memang bisa membantu usaha seseorang untuk menurunkan berat badan, dengan berperan sebagai berikut: 

1. Memperbaiki metabolisme tubuh 

Mengutip Everyday Health, Daniel Boyer, peneliti medis di Des Moines, Iowa mengatakan kopi terdiri dari kafein sebagai komponen utama, yang berfungsi untuk meningkatkan metabolisme. 

"Kafein adalah stimulan yang meningkatkan termogenesis metabolik, yaitu proses di mana tubuh menghasilkan panas dari zat makanan yang dicerna," kata Dr Boyer. 

Menurut Harvard Health Publishing, metabolisme yang cepat berarti tubuh membakar lebih banyak kalori, baik saat bergerak atau saat istirahat. 

Baca Juga: Ada Banyak Sinar Matahari di Rumah? Ini Cara Memanfaatkannya

“Ini berarti tingkat metabolisme yang lebih cepat mendorong penurunan berat badan yang lebih cepat dari pada tingkat metabolisme yang lebih lambat,” terang Dr Boyer. 

2. Menekan nafsu makan 

Mengutip Everyday Health, bagi sebagian orang, minum kopi meningkatkan rasa kenyang, menurut Mayo Clinic. 

Efek itu kemudian dapat memengaruhi berat badan, karena ketika tidak mengkonsumsi makanan dan camilan ekstra sepanjang hari, mungkin kalori secara keseluruhan yang dimiliki tubuh lebih sedikit. 

Dr Boyer mengatakan bahwa asupan kalori berlebih merupakan kontributor utama kenaikan berat badan seseorang. 

Baca Juga: Saran Feng Shui, Jangan Tempatkan Cermin di 4 Area Ini!

Sebuah tinjauan yang diterbitkan pada April 2017 di International Journal of Food Sciences and Nutrition menemukan hubungan antara konsumsi kafein dengan nafsu makan menurun. 

Peserta yang mengkonsumsi kafein 30 menit hingga 4 jam sebelum waktu makan memiliki asupan makanan yang lebih rendah. Studi lain belum mengkonfirmasi hubungan tersebut. 

Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Terbaru