KONTAN.CO.ID - Simak cara mengatasi Google Chrome tidak bisa dibuka di laptop. Google Chrome merupakan browser paling banyak digunakan di dunia, namun masalah “Chrome tidak bisa dibuka” atau crash.
Kondisi ini bisa saja terjadi saat start di laptop Windows 10/11, macOS, dan bahkan Chromebook.
Gejala yang paling umum meliputi Ikon Chrome tidak responsif sama sekali, muncul loading circle lalu keluar sendiri, hingga pesan error “Aw, Snap!” atau “Google Chrome has stopped working”.
Baca Juga: Tak Perlu Langganan! Rahasia Google Drive Lega Puluhan GB
Masalah ini bisa muncul tiba-tiba setelah update Windows, instal ekstensi baru, atau bahkan tanpa sebab jelas. Berikut penjelasan lengkap penyebab utama dan solusi bertahap yang hampir selalu berhasil (berdasarkan kasus terbaru 2026).
Penyebab Paling Sering (Urutan Kemungkinan)
- Profil / Cache Chrome Rusak (penyebab nomor 1, >60% kasus)
- Ekstensi atau add-on konflik
- Antivirus / Firewall memblokir Chrome (terutama Avast, Kaspersky, Norton, Bitdefender)
- Driver grafis (GPU) usang atau bermasalah
- Update Chrome gagal / versi tidak kompatibel
- File instalasi Chrome korup
- Malware / adware menyusup
- RAM penuh atau proses Chrome “hang” di background
- Sinkronisasi akun Google error (khususnya jika selalu login)
Berikut ini panduan mengatasi secara bertahap dilansir dari laman Support Google.
Baca Juga: Panduan Lengkap Cancel Vidio Premium via Google Play & App Store
Cara Mengatasi secara Bertahap
Langkah 1: Restart & Coba Safe Mode (5 menit)
- Restart laptop sepenuhnya (bukan sleep/hibernate).
- Tekan tombol Shift sambil klik ikon Chrome, pilih “Open in Safe Mode” atau “Lanjutkan tanpa ekstensi”.
- Jika berhasil terbuka, masalah ada di ekstensi. Lanjut ke Langkah 2.
- Jika tetap tidak bisa, lanjut Langkah 3.
Langkah 2: Nonaktifkan Ekstensi (jika Safe Mode berhasil)
- Buka Chrome, ketik di address bar: chrome://extensions/
- Matikan semua ekstensi satu per satu, coba buka ulang Chrome setiap kali mematikan satu ekstensi.
- Jika ketemu ekstensi penyebab, hapus atau update ekstensi tersebut.
Baca Juga: Saldo Google Play Menumpuk? Ini Cara Memanfaatkannya
Langkah 3: Reset Profil Chrome
- Tutup semua Chrome (buka Task Manager, End task semua proses chrome.exe).
- Buka File Explorer, ketik di address bar: %LOCALAPPDATA%\Google\Chrome\User Data
- Ganti nama folder Default menjadi Default_old (atau hapus jika berani).
- Buka Chrome lagi, profil baru akan dibuat otomatis. (Bookmark, password, riwayat tetap aman jika sudah sync ke akun Google)
Langkah 4: Nonaktifkan Antivirus/Firewall Sementara
Kemudian, Anda bisa mencoba untuk mematikan sementara Avast, Kaspersky, Norton, Bitdefender, atau Windows Defender.
Jika Chrome langsung terbuka, tambahkan pengecualian: Windows Defender: Settings, Privacy & security, Virus & threat protection, Manage settings, Exclusions, Add folder C:\Program Files\Google\Chrome
Selanjutnya, jangan lupa nyalakan kembali antivirus setelah tes berlangsung.
Baca Juga: Cara Mengatasi Lupa Kata Sandi Akun Google dan Nomor HP Tidak Aktif
Langkah 5: Reinstall Chrome
- Buka browser lain (Edge/Firefox), kunjungi https://www.google.com/chrome/, download installer terbaru.
- Uninstall Chrome dulu via Settings, Apps, Google Chrome, Uninstall.
- Hapus folder %LOCALAPPDATA%\Google\Chrome (jika belum).
- Install ulang Chrome, pilih “Repair” jika ada opsi.
Untuk mengatasi masalah ini, panduan bertahap dari Support Google di atas bisa diterapkan oleh pengguna.
Tonton: Perry Ungkap Peluang BI Rate Turun, Investor Wajib Siap-Siap!
Selanjutnya: Duel Proliga 2026: Gresik Pupuk Indonesia vs Electric PLN, Penentuan Runner-up!
Menarik Dibaca: 10 Promo Bukber 2026: Ramadhan Makin Nikmat & Hemat di Gokana hingga HokBen
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News