KONTAN.CO.ID - Ketahui penyebab dan cara mengatasi sinyal TV Digital Hilang saat Hujan Musim hujan sering menyebabkan STB TV digital, baik TV digital terestrial gratis maupun parabola mini KU-band seperti K-Vision, MNC Vision, Transvision, dan satelit sejenis, mengalami gangguan.
Dampaknya bisa berupa gambar pecah-pecah, buram, muncul tulisan “No Signal”, atau bahkan hilang total. Kondisi ini tergolong normal karena hujan deras memang dapat melemahkan sinyal siaran.
Jika hujan masih sangat deras, tunggu 30 menit hingga 2 jam setelah hujan reda sebelum mencoba perbaikan. Dalam banyak kasus, sinyal akan kembali normal secara otomatis saat cuaca kembali cerah.
Baca Juga: Mengapa Netflix Tidak Bisa Dibuka di Smart TV? Cek Masalah Paket Anda
Penyebab Utama Gangguan Saat Hujan
Beberapa faktor yang paling sering terjadi antara lain, dirangkum dari laman IndiHome UseeTV.
- Hujan deras dan awan tebal yang melemahkan sinyal KU-band, terutama pada parabola mini.
- Antena, LNB, atau kabel terkena cipratan air, sehingga memicu korsleting ringan atau korosi.
- Booster antena outdoor kemasukan air, yang menyebabkan error sementara.
- Interferensi sinyal akibat cuaca ekstrem.
Baca Juga: Apakah Membuat Surat Kehilangan Polisi Perlu Bayar atau Gratis? Cek Penjelasannya
Langkah-Langkah Mengatasi STB No Signal Setelah Hujan
Ikuti panduan berikut secara berurutan, mulai dari cara yang paling mudah dan paling sering berhasil.
1. Power Cycle / Hard Reset STB
Ini adalah langkah pertama dan paling efektif. Langkah-langkah:
- Matikan STB menggunakan remote (bukan hanya mode standby).
- Cabut kabel power STB dari stop kontak.
- Tunggu sekitar 5–10 menit agar sistem benar-benar reset.
- Sambungkan kembali kabel power.
- Nyalakan STB dan tunggu 1–3 menit hingga proses booting selesai.
- Cek apakah sinyal sudah kembali muncul.
Baca Juga: 4 Tips Sukses Mendaki Gunung Pemula: Panduan Lengkap Fisik, Mental, dan Logistik
2. Cek dan Perbaiki Koneksi Fisik
Sebelum melakukan scan ulang, pastikan:
- Kabel antena (koaksial) terpasang kencang di STB dan di antena atau LNB.
- Tidak ada kabel yang tertekuk, terkelupas, atau konektor berkarat.
- Jika menggunakan booster antena, pastikan box booster tidak kemasukan air.
- Lepas dan pasang kembali semua koneksi kabel dari antena ke STB dan TV.
Baca Juga: Selamat Hari Desa Nasional 2026, Ini 30 Ucapan Penuh Semangat Gotong Royong
3. Reset Pabrik dan Scan Ulang Saluran
Lakukan langkah ini jika cara pertama dan kedua belum berhasil. Langkah umum (menu bisa sedikit berbeda tergantung merek STB):
- Nyalakan TV dan STB.
- Tekan tombol Menu pada remote STB.
- Masuk ke menu Pengaturan /atauPencarian Saluran.
- Pilih Reset Pabrik, Factory Reset, atau Default Setting (jika tersedia).
Langkah ini akan menghapus semua channel atau langsung pilih Pencarian Saluran, Auto Tuning, atau Scan Otomatis.
Pastikan memilih DTV Digital, bukan ATV atau analog. Tekan OK/Start dan tunggu proses scanning (sekitar 3–10 menit). Setelah selesai, channel akan tersimpan kembali secara otomatis.
Tonton: KLH Gugat 6 Perusahaan Rp 4,8 Triliun Terkait Banjir Sumatera Utara
Selanjutnya: Rasio Klaim Kesehatan RI Mencekik Industri, Asuransi Central Asia (ACA): Idealnya 65%
Menarik Dibaca: Samsung Galaxy A37 Siap Meluncur, Performa Exynos Siap Ungguli Samsung A36
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News