Sudah diet & olahraga tapi gagal menurunkan berat badan, ini penyebabnya

Rabu, 05 Mei 2021 | 11:55 WIB Sumber: Kompas.com
Sudah diet & olahraga tapi gagal menurunkan berat badan, ini penyebabnya

KONTAN.CO.ID - Jakarta. Diet dan olahraga adalah kombinasi yang banyak dilakukan sebagai cara menurunkan berat badan. Namun, meski sudah menjalani diet dan olahraga, banyak yang gagal menurunkan berat badan. Apa penyebabnya?

Menurunkan berat badan akan selalu menjadi hal yang paling berat bagi banyak orang dan tentu saja membutuhkan usaha yang ekstra. Untuk itu, saat memutuskan menurunkan berat badan, kita akan melakukan segalanya, mulai dari diet ketat hingga berolahraga secara teratur.

Akan tetapi, bagaimanapun cara kita menurunkan berat badan dan mencapai hasil yang diinginkan, kemungkinan kita masih dapat melakukan kesalahan. Oleh karena itu, ketahui dan hindari empat penyebab kegagalan menurunkan berat badan, seperti dilansir laman MensXP berikut ini.

1. Kelaparan atau makan terlalu sedikit

Penyebab kegagalan menurunkan berat badan yang pertama adalah membiarkan perut kelaparan atau makan terlalu sedikit. Tubuh kita dimaksudkan untuk diberi makan dengan makanan padat nutrisi dan perawatan yang cukup. Tetapi, ketika kita membuat diri kelaparan atau makan terlalu sedikit, kita cenderung melakukan hal yang dapat menyiksa tubuh karena dibiarkan tidak makan.

Baca juga: Ini durasi tidur yang bisa membantu menurunkan berat badan

Efek dari tidak makan ini bisa mengganggu hormon tubuh, mulai dari mengubah suasana hati hingga ketidakseimbangan hormon yang dapat memperburuk kualitas rambut dan kulit. Kita cenderung menerima semua hal yang tidak terlalu baik ketika menyiksa tubuh dan membiarkannya tidak diberi makan.

Tidak ada gunanya menurunkan berat badan dengan mengorbankan kesehatan karena berat badan dan lemak hanyalah hasil dari kebiasaan tidak sehat yang telah kita atur selama periode waktu tertentu. Karena itu, jangan pernah membuat diri kita kelaparan. Makanlah makanan utuh, sehat, sesuai dengan kebutuhan kalori, seimbang, dan padat nutrisi.

Simak penyebab kegagalan menurunkan berat badan di halaman selanjutnya

2. Manajemen stres yang buruk

Penyebab kegagalan menurunkan berat badan yang kedua adalah stres. Dengan gaya hidup yang kita jalani, hampir setiap orang memiliki beberapa jenis stres dalam hidupnya. Jika tidak ditangani, stres meningkatkan hormon yang disebut "kortisol" di tubuh, yang merupakan hormon penting bagi kita.

Produksi kortisol yang berlebihan dan berkepanjangan dapat mengganggu kerja tubuh sehingga menyebabkan penambahan berat badan, kembung, dan akhirnya membuat kita keluar dari protokol penurunan berat badan.

Di samping perubahan hormonal, stres juga dapat mendorong kita untuk melakukan perilaku tidak sehat seperti makan secara emosional, mengonsumsi junk food, dan makanan olahan. Terkadang, kita bisa melewatkan olahraga, begadang, dan akhirnya kurang tidur yang semuanya dapat semakin merusak kebugaran tubuh kita.

Maka dari itu, cobalah untuk mengatur tingkat stres dengan memiliki pengaturan waktu yang baik, manjakan diri dalam aktivitas apapun yang kita suka, atau menghabiskan waktu bersama orang yang kita cintai untuk meningkatkan suasana hati.

3. Kardio yang berlebihan

Penyebab kegagalan menurunkan berat badan yang ketiga adalah kardio berlebihan. Jika kita baru saja memulai perjalanan penurunan berat badan, satu kesalahpahaman umum adalah menganggap latihan beban memberikan otot yang lebih besar dan kardio dapat membakar lemak.

Sebenarnya, kenyataannya justru sebaliknya. Hanya kardio saja atau melakukan kardio berlebihan justru bisa berdampak buruk pada obesitas.

Sebab, ketika kita melakukan latihan kardio setiap hari untuk durasi yang lebih lama, tubuh kita membakar kalori dalam jumlah terbatas. Selain itu, latihan kardio secara berlebihan juga memperburuk otot tubuh.

Padahal, otot sangat penting untuk tubuh kita dan lebih aktif secara metabolik daripada lemak. Membentuk otot sangat penting untuk struktur tubuh dan membuat tubuh kita lebih kencang, serta meningkatkan metabolisme tubuh.

Melakukan hanya aktivitas kardio saja juga akan menyimpang dari penurunan berat badan yang sehat karena dapat mempertahankan massa tubuh tanpa lemak. Meski demikian, latihan ini tetap bagus untuk kesehatan jantung dan dapat memasok oksigen dalam jumlah yang baik ke tubuh.

Simak penyebab kegagalan menurunkan berat badan di halaman selanjutnya

4. Pola tidur yang buruk

Penyebab kegagalan menurunkan berat badan yang keempat adalah salah pola tidur. Alasan mengapa tidak banyak orang fokus pada pola tidur adalah karena tidak ada seorang pun di industri penurunan berat badan yang memasarkan tidur yang baik sebagai pembakar lemak.

Baca juga: Perlu tahu, ini 5 metode diet puasa untuk turunkan berat badan

Kita mungkin dapat memiliki protokol diet dan olahraga terbaik di dunia yang dirancang khusus untuk tubuh. Tapi, tidak ada yang akan berubah jika kualitas tidur kita buruk atau pola tidur berantakan.

Sebab, hampir setiap keajaiban transformasi tubuh kita akan terjadi dalam keadaan istirahat yang dalam. Saat kita tidur, tubuh memperbaiki dan meremajakan dirinya sendiri dari beban kerja yang telah diberikan pada hari itu dan pengaturan hormon terjadi saat kita tidur.

Hampir setiap aspek penting dari tubuh manusia terjadi saat kita tidur, yang semuanya memainkan peran untuk membakar kalori atau mendorong perjalanan otot. Selain itu, kurang tidur juga dapat meningkatkan hormon kelaparan yang disebut "ghrelin", sehingga kita mungkin mengidam makanan berkalori.

Usahakan tidur yang nyenyak sekitar 7-8 jam setiap hari, dengan waktu tidur dan bangun yang hampir sama.

Demikianlah beberapa penyebab kegagalan saat kita sedang giat melakukan cara menurunkan berat badan. Hindari kesalahan di atas, sehingga cara menurunkan berat badan yang Anda laukan membuahkan hasil.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Hindari 4 Kesalahan Ini jika Ingin Sukses Turunkan Berat Badan",


Penulis : Ryan Sara Pratiwi
Editor : Lusia Kus Anna

Selanjutnya: Hindari, ini penyebab kegagalan menurunkan berat badan

 

Halaman   1 2 3 Tampilkan Semua
Editor: Adi Wikanto
Terbaru