Sejarah Starbucks dan Arti Logo Starbucks yang Legendaris

Senin, 27 November 2023 | 13:01 WIB   Penulis: Virdita Ratriani
Sejarah Starbucks dan Arti Logo Starbucks yang Legendaris

ILUSTRASI. Logo Starbucks. REUTERS/Arnd Wiegmann/File Photo


Sejarah Starbucks - Sejarah Starbucks dimulai pada 1971 di Kota Seattle, Amerika Serikat. Selain itu, logo Starbucks menjadi ikon yang tidak terlupakan dari brand ini. Namunm apa arti logo Starbucks? 

Starbucks adalah salah satu gerai kopi asal Amerika Serikat yang merupakan franchise kopi terbesar di dunia. Pilihan menu kopi dan minuman lainnya menjadi pilihan menarik bagi masyarakat Indonesia. 

Namun, seperti apa sejarah Starbucks dan apa arti logo Starbucks yang sangat ikonik? 

Baca Juga: Boikot Produk Pro Israel Meluas Di Arab & Afrika, Di Indonesia Juga Makin Masif

Sejarah Starbucks 

Sejarah Starbucks

Starbucks pertama kali didirikan oleh tiga orang laki-laki yakni Jerry Baldwin, Gordon Bowker, dan Zev Seigl pada 1971 di Seattle’s Pike Place Market, Amerika Serikat.

Dirangkum dari laman resminya, saat pertama kali berdiri, Starbucks menawarkan beberapa jenis biji kopi fresh-roasted terbaik di dunia. 

Sementara, nama Starbucks terinpsirasi dari salah satu tokoh utama dalam novel Moby Dick karya Herman Melville yang terbit pada 1851. 

Hal ini membuat mereka dapat membangkitkan romantisme laut lepas dan tradisi berlayar para pedagang kopi pada zaman dahulu.

Baca Juga: Starbucks Employees at Hundreds of US Stores Walkout on Red Cup Day

Awal Starbucks mendunia 

Pada 1981-1982, Howard Schultz, seorang pebisnis di AS pertama kali memasuki toko Starbucks. 

Pada waktu itu, kenikmatan secangkir kopi Sumatra pertama yang dirasakannya di Starbucks menjadi daya tarik tersendiri bagi Howard, sehingga ia memutuskan untuk bergabung bersama Starbucks setahun kemudian.

Pada 1983, Howard melakukan perjalanan ke Italia dan terpikat dengan gaya toko kopi di Italia dan pengalaman minum kopinya di sana. 

Setelahnya, ia memiliki visi untuk membawa tradisi toko kopi Italia ke Amerika Serikat. Howard ingin menciptakan kafe atau tempat untuk menghadirkan percakapan dan kebersamaan, tempat ketiga antara tempat kerja dan rumah. 

Baca Juga: Merek-Merek AS & Eropa Terkena Dampak Boikot di Timur Tengah

Tetapi, ide tersebut ditolak oleh Baldwin dan Bowker. Hal ini membuat Howard memilih meninggalkan Starbucks dan menjalankan kedai kopi miliknya sendiri, Il Giornale. 

Namun, pada Agustus 1987, Howard membeli Starbucks dengan bantuan investor lokal. Kemudian, Howard akhirnya membuat Starbucks menjadi konsep kafe.

Setelah dibuka pada 1992, Starbucks langsung digemari banyak orang. Di awal abad ke 21 ini, Starucks berhasil membuka lebih dari 30,000 lebih gerai di seluruh dunia. 

Baca Juga: Boikot Anti-Barat Melanda Timur Tengah, Coca Cola Tersingkir

Apa arti logo Starbucks?


Logo STARBUCKS

Arti logo Starbucks menjadi salah satu daya tarik bagi penggemar Starbucks di seluruh dunia. Starbucks logo lahir ketika pendiri Starbucks membuka-buka buku mengenai laut dan menemukan sosok siren. 

Siren adalah makhluk legendaris yang menyanyikan lagu-lagu pemikat hati sehingga para pelayar yang mendengarnya menjadi terbuai. Hal itu membuat mereka tertarik untuk menggunakan sosok siren sebagai logo Starbucks. 

Arti logo Starbucks yakni siren dengan ekor kembar melambangkan laut dan Seattle, tempat asal mula Starbucks. 

Dirangkum dari laman Crowdspring, tidak ada alasan yang pasti mengapa siren digunakan untuk logo Starbucks, namun banyak yang percaya bahwa itu mewakili mistik, obsesi, dan kecanduan terhadap produk tersebut. 

Warna yang digunakan untuk logo saat ini adalah hijau dan putih. Arti warna hijau pada logo Starbucks melambangkan kekayaan, penyembuhan, dan alam. Warna putih digunakan sebagai simbol utama siren, melambangkan kesederhanaan dan kebersihan.

Baca Juga: Puluhan Pekerja Starbucks di AS Mogok pada Hari Cangkir Merah, Tuntut Gaji Naik

Nah, berikut adalah beberapa evolusi logo Starbucks: 

  • 1971

Logo Starbucks dulu

Logo asli Starbucks dirancang dengan siren tanpa busana atas dan ekor kembar. 

Siren desain aslinya dibungkus dalam cincin melingkar dengan teks “Starbucks Coffee, Tea, and Spices”, yang menyoroti produk utama yang dijual di kedai kopi pertama perusahaan tersebut. 

Warna logo merek pertama adalah coklat kopi.

  • 1987

Setelah Howard Schultz mengambil alih perusahaan pada tahun 1987, logo Starbucks mendapat penyegaran yang signifikan. 

Logo baru ini bertujuan untuk menenangkan mata pelanggan dengan menggunakan warna hijau, putih, dan hitam yang mewakili kesegaran, peluang, dan pertumbuhan.

Logo baru Starbucks ini juga mengalami perubahan terkini pada beberapa elemennya termasuk siren, yang desainnya lebih mengalir dibandingkan logo asli berwarna coklat yang lebih detail. 

Teksnya juga diubah menjadi “Starbucks Coffee” yang lebih sesuai dengan produk utama perusahaan.

  • 1992

Logo Starbucks Coffee

Starbucks mengalami desain ulang logo pada 1992, dengan gambar siren yang lebih jelas dan tidak lagi memperlihatkan seluruh tubuhnya. 

Ekor kembar yang khas masih terlihat melalui bingkai tanpa perubahan warna, teks, atau bentuk. Namun, desain logo ini dengan cepat menjadi masalah bagi Starbucks karena desainnya mudah ditiru. 

Semakin banyak orang di seluruh dunia mulai menjual produk tiruan Starbucks, sehingga sulit bagi konsumen untuk membedakan produk asli dan palsu.

  • 2011 

LOGO STARBUCKS

Starbucks menyadari branding dan ketenarannya yang kuat, sehingga menghasilkan desain logo Starbucks yang baru, modern, dan minimalis.

Pada 2011, Starbucks mendesain ulang logonya dan menghilangkan elemen teks, bintang, dan warna latar belakang hitam. 

Mereknya cukup terkenal sehingga logonya tetap dapat dikenali meski tanpa elemen familiar tersebut.

Demikian sejarah Starbucks dan arti logo Starbucks yang sangat fenomenal. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Virdita Ratriani

Terbaru